BOGOR || citranewsindonesia.com — Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Karya Mandiri Desa Kali Suren, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, mengembangkan program ketahanan pangan melalui budidaya ayam petelur yang didanai dari Dana Desa Tahun 2025 sebesar Rp373.869.000.
Bumdes menjalankan usaha peternakan ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Program ini dikelola oleh Bumdes Karya Mandiri di bawah kepemimpinan Ketua Muhammad Haris, bersama Bendahara Rosma Yunita dan Sekretaris Muhammad Ikhsan.
Kegiatan berlangsung di Desa Kali Suren, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, dan telah berjalan sekitar empat bulan hingga Selasa (29/4/2026).
Menurut Muhammad Haris, program ini bertujuan meningkatkan perekonomian warga sekaligus menjaga ketersediaan pangan di tingkat desa.
Saat ini, peternakan memiliki sekitar 1.000 ekor ayam petelur dengan produksi mencapai kurang lebih 45 kilogram telur per hari. Hasil produksi dipasarkan ke warung-warung kecil di sekitar Desa Kali Suren dengan harga sekitar Rp25.000 per kilogram, difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal dan menjaga stabilitas harga.
Untuk operasional, kebutuhan pakan mencapai 100 kilogram per hari. Perawatan ayam dilakukan secara rutin melalui vaksinasi setiap 4–6 bulan serta pemberian vitamin. Kebersihan kandang dijaga dengan pembersihan dua kali seminggu.
Selain itu, limbah kotoran ayam dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang digunakan oleh petani setempat, sehingga memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian desa.
Bumdes berharap program ini terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas, baik dari sisi ekonomi maupun ketahanan pangan. “Kami optimistis usaha ini memiliki prospek yang menjanjikan dan bisa berkembang lebih besar lagi ke depan,” ujar Muhammad Haris.

