30 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

H. Bima Pelopori Budidaya Peternakan Lebah Madu Tangsel

2 min read

Tangsel,Citranewsindonesia- Kreatifitas dan inovasi yang tiada habisnya, itulah yang selalu mengalir dalam diri H. Bima sang pengusaha nasional yang berdomisili dibilangan Pondok Aren, Bintaro, Tangerang Selatan. Berbagai perusahaan skala cukup besar saat ini telah menjadi kerajaan bisnisnya yang tersebar diberbagai wilayah di Indonesia, rupanya tidak membuat kreatifitas dan berinovasinya menjadi melempem dan puas.

Ditemui dirumahnya yang cukup luas dan asri, dibilangan Pondok Aren pada Rabu (11/10/2017) pagi, dalam suasana santai yang penuh keceriaan, H. Bima menerangkan awal mula dirinya mengembangkan peternakan budidaya lebah madu. Menurutnya, Tangerang Selatan sebagai sebuah kota bisnis yang menawarkan jasa dan pariwisata, haruslah masyarakatnya untuk selalu berpikiran yang dinamis, kreatif dan penuh inovasi.

“Pengembangan dan budidaya peternakan lebah madu di Tangerang Selatan, merupakan salah satu alternatif dan inovasi yang menurut saya perlu dikembangkan. Masyarakat kota Tangsel yang geliat kehidupannya hampir berjalan dua puluh empat jam sehari, sudah barang tentu membutuhkan stamina yang prima dan menjaga kesehatan tubuh dan pikirannya dengan baik. Maka pengembangan budidaya peternakan lebah madu yang menghasilakan madu murni, saya rasa akan sangat baik dan mendapat dukungan dan apresiasi yang positif dari masyarakat Tangsel,” terangnya.

BACA JUGA :   Dengan Ketapel, Tangsel Mengangkat Budaya Menuju Prestasi

Masih menurut H. Bima, pengembangan budidaya peternakan lebah madu itu juga sebenarnya tidak terlalu sulit, yang harus diperhatikan diantaranya adalah harus memiliki tempat yang cukup luas dan banyak disekitarnya pohon-pohon buah sebagai sumber mencari makanan lebah madu serta masalah kebersihan sarang atau rumah lebah madu yang kita buat.

BACA JUGA :   LMP MACAB TANGSEL GELAR RAPAT PLENO PERTAMA

“Untuk tempat rumah lebah madu yang paling baik dan disenangi oleh koloni lebah madu adalah rumah lebah madu yang terbuat dari kayu pohon kelapa. Karena wangi dari kayu pohon kelapa itu sangat disenangi oleh lebah madu, dan proses awal hingga kita mulai dapat memanen madu yang dihasilkan dari lebah madu tersebut kurang lebih sekitar empat bulan. Sementara berkaitan dengan masalah kualitas dan rasa dari madunya itu sendiri tergantung dari seberapa besar ketersediaan sumber-sumber makanan (dari pohon-pohon buah khususnya) yang berada disekitar lingkungan rumah lebah madu tersebut,” pungkas H. Bima.(BTL)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification