10 Desember 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Berharap Tidak Ada Lagi Miskomunikasi, SBY: Presiden Jokowi Ingin Betul Membangun Negeri Ini

2 min read
Jakarta,Citranewsindonesia– Presiden RI ke-6 Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) mengaku bersyukur dan bergembira karena hari ini
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menyediakan waktu untuk bertemu
dirinya. SBY berharap pemerintahan ini semakin sukses.
“Pertemuan ini sebetulnya sudah digagas
dan dirancang cukup lama, tapi alhamdulillah hari ini berlangsung,” kata
SBY dalam keterangan pers bersama Presiden Jokowi, di Istana Merdeka,
Jakarta, Kamis (9/3) siang.
Dalam pertemuan itu, SBY mendengarkan
penjelasan Presiden Jokowi mengenai apa saja yang menjadi agenda
pemerintah, agenda nasional. Sementara SBY tak lupa mengucapkan selamat
atas keberhasilan menjadi tuan rumah, baik kunjungan Raja Arab Saudi
Salman bin Abdulaziz Al-Saud, maupun penyelenggaraan Konferensi Tingkat
Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) yang baru saja selesai.
“Ini menunjukkan bahwa Indonesia terus berperan di panggung internasional,” ujar SBY.
Bersama Presiden Jokowi, SBY mengaku
mendiskusikan bahwa negara ini harus semakin maju, negara Pancasila,
negara Bhinneka Tunggal Ika, negara yang mengayomi semua.
“Komitmen beliau (Presiden Jokowi) sama
lah dengan komitmen saya, komitmen para mantan Presiden, ingin membangun
negara dan ingin negara kita makin ke depan makin baik,” tegasnya.
Ditambahkan SBY, karena jarang bertemu
atau sudah lama tidak bertemu, mungkin saja ada informasi-informasi yang
tidak sepatutnya didengar, baik oleh Presiden Jokowi atau pun dirinya
sendiri.
“Tadi suasananya baik sekali karena dapat dijadikan sebagai ajang tabayyun.
Seperti yang saya duga, beliau tetap percaya bahwa seorang SBY itu juga
ingin berbuat yang terbaik untuk negara ini, untuk pemerintahan
beliau,” papar SBY.
Dalam pandangan Presiden RI dua periode
(2004-2014) itu, Presiden Jokowi ingin betul membangun negeri ini.
“Kalau seloroh saya, Presiden ini hidupnya tidak tenang, kiri salah
kanan salah, maju kena mundur kena. Itu saya sampaikan kepada beliau,
saya alami juga dulu ketika 10 tahun memimpin Indonesia. Tapi saya tahu
beliau akan tegar terus menghadapi berbagai ujian sejarah ini,” kata
SBY.
Untuk itu, SBY mengajak masyarakat
mendoakan semoga separuh perjalanan (bulan depan sudah separuh jalan
kabinet yang dipimpin Presiden Jokowi), tinggal separuh jalan lagi.
“Harapan saya semakin sukses. Kalau pemerintah sukses kan rakyat kita
juga senang,” tegasnya.
Tidak Ada Miskomunikasi
Ditanya wartawan mengenai perasaannya
bisa bertemu Presiden Jokowi, SBY kembali mengulang pernyatannya dirinya
bersyukur dan gembira, bisa saling kembali menjalin komunikasi.
“Beliau juga mengingatkan tadi, indahnya
dulu transisi dari saya ke beliau, tradisi politik yang baik. Tentu ini
mestinya terus berlanjut di masa yang akan datang,” terang SBY seraya
menambahkan, kalau ada klub Presiden dan mantan Presiden akan baik
seperti ini, bisa saling berkomunikasi.
Setelah bertemu Presiden Jokowi, SBY berharap tidak ada lagi miskomunikasi antara dirinya dengan jajaran pemerintah.
“Saya senang sekali, saya bisa
menjelaskan, beliau mendengar dengan seksama. Saya juga bisa mendengar
dari beliau. Alhamdulillah ini awal yang baik, karena tidak baik kalau
ada miskomunikasi, misinformasi di antara beliau dengan saya, ataupun di
antara kami-kami lah yang pernah memimpin negara,” pungkas SBY. (UN/GUN/ES)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification