28 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Gelaran Lebaran Betawi Tangsel 2016 sebagai Harmoni Budaya

3 min read
Tangsel,citranewsindonesia,— Kembali Lingkar Masyarakat
Berbudaya Betawi Tangerang
selatan (LIMABETA) akan menyelenggarakan Gelaran
Lebaran Betawi Tangsel 2016/ 1437 H. di Jl. Jurangmangu Barat, Kel. Jurang Mangu
Barat, Kec. Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, mulai Jumat, Sabtu dan Minggu,
5-7  Agustus 2016. 

Pembukaan resmi Gelaran Budaya Lebaran Betawi Tangsel 2016 sedianya
akan dilaksanakan, Sabtu 6 Agustus 2016 dan dibuka langsung oleh
Walikota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany serta disaksikan oleh para
pejabat di pemerintahan Kota Tangerang Selatan, para Ulama,
para Seniman Betawi diantaranya H. Ridwan Saidi, Kepolisian,
TNI dan para
undangan, serta seluruh komponen masyarakat yang ada Pondok Aren dan sekitarnya.

Rudi, Ketua Panitia Pelaksana Menjelaskan Lebaran, bagi masyarakat Betawi, menjadi momen puncak pemulihan diri dalam membina silaturahim dengan masyarakat di sekitar. Peristiwa ini bukan sekadar peringatan hari raya, melainkan juga penyatuan harmoni budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad. 

Lebaran Betawi Tangsel yang kedua kalinya yang digagas oleh LIMABETA merupakan manifestasi dari sebuah kegelisahan kian memudarnya budaya dan kesenian yang berkembang dalam masyarakat Kota Tangerang Selatan yang mayoritas beretnis Betawi. Melalui Lebaran Betawi Tangsel yang kedua kalinya tahun 2016 ini diharapkan menjadi ajang silaturahim antar pelaku seni dan budayawan Betawi di Tangerang dan sekitarnya untuk menjaga dan melestarikan serta memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang kesenian serta kuliner Betawi yang bertahan sampai dengan saat ini. Paparnya Kepada Citranewsindonesia.com Jumat, (05/07/2016)

Dalam Gelaran Budaya Lebaran Betawi Tangsel 2016/ 1437 H. Panitia akan memperkenalkan kembali rumah blandongan, rumah yang menjadi rumah adat bagi masyarakat Betawi tempo dulu. Selama gelaran berlangsung, masyarakat juga bisa mengunjungi dan melihat gerai edukasi yang berisikan tentang alat-alat memasak, perabotan rumah tangga serta alat transportasi masyarakat Betawi pada era tahun 1950-an. 

Yang tak kalah menarik, pada saat pembukaan acara Gelaran Budaya Lebaran Betawi Tangsel para pengunjung akan disuguhkan seni dan tarian selamat datang, yakni seni Ganjur (Pencak Silat Jalan Jurus), tari Lenggang Nyai, dan tari Sirih Kuning yang bagi sebagian orang sudah jarang menyaksikan seni dan tari tersebut, dan akan dibawakan oleh anak-anak dari sanggar seni tari dan sekolah.      

Selama gelaran berlangsung, panitia menyediakan dua buah panggung megah. pada kedua panggung tersebut masyarakat akan dimanjakan dengan hiburan dan kesenian betawi, seperti : Lenong Betawi, Pantun Betawi, Tarian Betawi dan Silaturahim lebih dari 50 padepokan dan perguruan Silat tradisi yang tersebar diseantero Jabodetabek.  

Selain itu, panitia juga akan menyediakan hiburan Band Betawi kenamaan “Band Biang Kerok”, band yang dimotori oleh anak dari Seniman multitalenta, H. Benyamin Sueb. Yang tak kalah menariknya, Gelaran Budaya Lebaran Betawi Tangsel 2016/ 1437 H yang merupakan kerja LIMABETA dengan KANTOR KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA TANGERANG SELATAN juga akan menggelar aneka lomba kreatifitas seni dan budaya diantaranya, lomba menghias ondel-ondel, lomba masakan kuliner betawi, lomba Qasidah/Marawis dan lomba melukis kaligrafi. Panitia juga menghadirkan Outlet LIMABETA sebagai penyedia merchandise Gelaran Budaya Lebaran Betawi Tangsel 2016 berupa T-shirt, Topi dengan design khusus bernuansa Betawi (limited edition). Ungkapnya

Selama tiga hari gelaran, tidak ketinggalan Komedi putar turut meramaikan acara, serta stand-stand pedagang makanan kuliner Betawi yang siap memanjakan lidah para pengunjung, lengkap dengan prosesi pembuatan dodol Betawi. Gelaran Budaya Lebaran Betawi Tangsel telah menjadi agenda tahunan sehabis Lebaran Idul Fitri. Pungkasnya (*)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH