8 Agustus 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Pancawarna Raja Ampat Rajai City Market Pondok Cabe

2 min read
Tangsel,CitranewsIndonesia— Ajang
Gemstone Fair di City Market Pondok Cabe Pamulang Tangerang Selatan (Tangsel)
diikuti oleh para pedagang dan pengrajin batu akik dari berbagai daerah di
nusantara. Peserta terjauh asal Papua pun turut meramaikannya.

Penemu batu akik Pancawarna Raja Ampat Papua Barat Sahid Marsaoly terlihat sibuk
melayani pembeli maupun para pengunjung yang ramai mendatangi stand miliknya di
Gemstone Fair City Market Jl. Pondok Cabe Raya Kav. 77 Pondok Cabe Pamulang
Tangsel, Selasa (1/9).
Sahid
adalah penemu batu akik Pancawarna. Beberapa waktu lalu, pria yang dulunya bekerja
sebagai Satpol PP Pemkot Ternate sempat menghebohkan Indonesia dengan temuannya
ini. Bahkan, saat pameran batu di TMII Jakarta yang digelar Tommy Soeharto
belum lama ini, Sahid pun menghebohkan media karena membanderol batu akik yang dibawa
dengan harga fantastis. Yakni, Pancawarna yang ditemukan seharga Rp15 juta per
Kg dan bongkahan batu Badar Besi seberat 1,5 Kg dengan harga Rp250 juta.
“Harganya mahal karena ada campuran logam
emas dan sekarang sudah laku,” ujarnya
Ia
menuturkan, batu pancawarna ditemukan dia dua tempat yakni di sekitar Kali Biru
Teluk Malaybid Warsanlin dengan corak warna ungu dan biru. Kemudian di sekitar
Gunung Tabakar berwarna merah, hijau dan kuning. “Saya menemukannya saat
melakukan ekspedisi,” tutur pria yang juga dikenal sebagai pengelola travel dan
guide/pemandu wisata bagi masyarakat luar daerah yang ingin ekspedisi ke Papua.
Menurutnya,
batu akik Pancawarna punya corak warna dan kilau yang sangat memikat. Wajar
saja jika saat ini menjadi incaran kolektor dari berbagai daerah seperti
Jakarta, Bali, Aceh, Jawa Barat, Medan, Jawa Tengah, Surabaya hingga luar
negeri seperti Korea dan Singapura. “Jika Anda adalah pelestari dan pecinta
batu mulia Indonesia, maka harus memiliki Pancawarna Raja Ampat untuk menambah
kharisma dan karakter Anda,” jelas pria yang juga mengelola Gudang PW Raja
Ampat Gemstone.  
Saat
ini, Sahid juga berencana membuka kios batu akik di Pusat Grosir Akik City
Market Pondok Cabe. Sebab, dirinya melihat bisnis batu akik di Tangsel tumbuh
dengan pesat. Jauhnya jarak bisnisnya dari tempat tinggal asalnya tidak
menyurutkan niatnya untuk menjalani bisnis ini. Di City Market nantinya saya
akan mengenalkan beragam batu akik asal papua.
Diantaranya,
Kecubung Raja (Maybrad Sorong), Fosil (Tanjung Sauka), Badar Lumut (Maybrad
Sorong), siklop (Sentani Jayapura), Bulu Monyet (Merauke), Pecah Seribu (Raja
Ampat), Black Zade, Giok (Ayamaru Sorong), Drajat Api (Bintuni Sorong) dan
lainnya. “Saya optimistis, batu akik asal Papua akan mendapat tempat di hari
masyarakat Indonesia,” tutur Sahid seraya mengatakan dirinya di City Market
nantinya dirinya juga akan menjual aneka souvenir khas Papua. (YusmanH)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH