28 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Sekolah Wajib Laporkan Dana Angggaran BOS Dengan Transparan

2 min read
Tangsel,cintranewsindonesia,— Dinas Pendidikan Kota
Tangerang Selatan memberikan Sosialiasasi Dana Bantuan Operasional Sekolah
(BOS) kepada 270 Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Gedung Graha Widya Bhakti
Puspiptek, Setu pada Selasa, 4 Oktober 2016.   
Kegiatan yang dihadiri oleh
Kepala Sekolah dan Bendahara ini dilakukan untuk memberikan informasi terkait
Dana BOS yang didapatkan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Diharapkan
sekolah tahu persis penggunaan Dana BOS sesuai dengan petunjuk dan teknis yang
berlaku.
“Dengan adanya sosialisasi ini,
diharapkan peserta bisa melakukan pelaporan pertanggungjawaban yang baik sesuai
dengan petunjuk teknis penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan Dana BOS
sesuai Permendikbud Nomor 80 tahun 2015,” ungkap Kasie SD Dinas Pendidikan Kota
Tangerang Selatan Yahya Sutaemi.
Menurutnya, manfaat sosialisasi
ini selain bisa membuat pembukuan dan pelaporan dengan baik, bendahara maupun
kepala sekolah semakin memahami bahwa penggunaan  dana sekecil apa pun
harus dipertanggungjawabkan. Sehingga
mereka bisa memanfaatkan sesuai peruntukannya dengan baik dan benar.
“Sosialisasi ini juga sebagai
upaya untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa dana pemerintah itu
dipertanggungjawabkan secara transparan oleh sekolah. Sebab, masyarakat berhak
tahu bahwa Dana BOS dikelola secara terbuka,” jelas Yahya. Bahkan menurutnya,
setiap tahun laporan Dana BOS wajib ditempel di papan pemberitahuan sekolah
sehingga seluruh masyarakat bisa mengetahuinya.
Sementara, Kepala Dinas
Pendidikan Kota Tangerang Selatan Mathodah mengatakan bahwa kegiatan ini
dilakukan dalam rangka mewujudkan akuntabilitas dan transparansi penggunaan Dana
BOS. Satuan pendidikan wajib membuat laporan keuangan atas pelaksanaan
kegiatan-kegiatan yang dibiayai oleh Dana BOS.
“Secara umum laporan
pelaksanaan program mencakup beberapa hal diantaranya statistik penerima
bantuan, penyaluran, penyerapan, pemanfaatan dana, pertanggungjawaban keuangan,
serta hasil monitoring evaluasi dan pengaduan masalah,” ungkapnya.

Mathodah juga menjelaskan bahwa
Di Tangsel terdapat 91 ribu siswa SD yang menerima Dana BOS. Dari dana tersebut
bisa digunakan untuk keperluan siswa di sekolah. (Red)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH