28 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

ANTHONY Singkirkan Unggulan Keempat

2 min read

Jakarta,Citranewsindonesia– Tunggal muda tanah
air kembali menggebrak panggung BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015. Setelah
di babak  pertama yang digelar kemarin
(3/6), Jonatan Christie sukses menumbangkan unggulan tujuh, Chou Tien Chen asal
Taipei. Hari ini (4/6) giliran Anthony Sinisuka Ginting yang memberikan kejutan
dengan menghentikan unggulan empat, K Srikanth.

Menghadapi wakil India itu,
Anthony sempat tertekan di sepanjang
game pertama. Ia pun harus menyerah 14-21 di game pembuka ini. Di game kedua,
Anthony bisa berhasil memimpin raihan angka. Sempat imbang di kedudukan 19-19 dan 20-20, Anthony akhirnya mampu memaksakan game
ketiga dengan 22-20.
Di paruh awal game ketiga,
pertarungan pun kembali berlangsung ketat. Sempat memimpin 6-3, Anthony sempat
kehilangan angka beruntun dan membuat skor imbang di angka 7 dan memimpin tipis 11-10 di
interval. Permainan cepat, kombinasi netting tipis dan gerakan serangan
membuahkan angka beruntun bagi atlet besutan SGS PLN itu. Ia berhasil memimpin
18-10 sebelum akhirnya menuntaskan penghuni rangking 3 dunia itu dengan 21-13.
“Puji Tuhan hari ini saya
bisa menang, di game pertama tadi saya cukup kaget dengan cara permainan dia.
Bola-bola dan langkahnya juga cepat, tetapi di dua game berikutnya pelatih
mengingatkan saya untuk tidak takut terhadap lawan. Harus berani, karena
lawanlah yang lebih diunggulkan di pertandingan tadi. Jadi di game kedua dan
ketiga saya bisa lebih tenang dan sabar dan lebih banyak melakukan variasi
pukulan. Lebih dulu menurunkan bola juga,” ujar Anthony usai laga.
Di babak perempat final
yang akan digelar besok (5/6) Anthony menunggu pemenang antara unggulan
delapan, Kento Momota dari Jepang yang akan bertanding melawan Hu Yun dari Hong
Kong yang baru akan dipertandingkan malam nanti.
“Untuk pertandingan besok
saya harus lebih siap dan tetap optimis, siapapun lawannya. Dan akan tetap
mempelajari permainan mereka terlebih dahulu dari rekaman-rekaman
pertandingannya,” lanjut atlet yang lahir di Cimahi, 20 Oktober 1996 ini.

Sayang, langkah Anthony ke
perempat final gagal diikuti oleh Dionysius Hayom Rumbaka. Atlet besutan PB
Djarum ini masih belum bisa mengatasi Jan O Jorgensen dari Denmark. Kendati
sempat memaksakan rubber game, akhirnya Hayom terhenti ditangan unggulan ketiga
itu dengan 12-21, 21-14 dan 14-21.(Red)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification