30 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Anton Anatona Zagota, Kader Gereja yang Layak Jadi Anggota DPRD Provinsi Banten

3 min read
Banten,citraindonesianews.comPria yang
sehari-harinya berprofesi sebagai profesional ini, dikenal seorang Kristen yang taat,
nasionalis, cerdas dan tangguh. Ia seorang yang tak kenal menyerah saat
berjuang, baik di dunia usaha maupun di dunia politik. 
Meskipun ia baru di
Pemilu 2014 ini terjun sebagai caleg, ia sudah menunjukkan perjuangan yang tak
kenal lelah. Ia dipuji sejumlah kalangan sebagai figur yang tangguh, bermental
baja dan punya iman yang teguh. Sehingga bagi Anton Anatona Zagota, tak berlaku
istilah bahwa caleg yang rontok akan stres, bahkan gila, sehingga masuk rumah
sakit jiwa, seperti yang sekarang ramai diberitakan media.
                 
“Saya
terjun menjadi caleg, karena terpanggil untuk melayani dan mengabdi bagi
kepentingan gereja, masyarakat dan bangsa yang majemuk ini. Sesuai dengan
arahan yang disampaikan oleh Pak Prabowo Soebianto (Ketua Dewan Pembina Partai
Gerindra dan Capres RI), bahwa kita kalau terjun ke politik jangan punya mental
penakut. Sekalipun di dunia politik itu ada banyak tantangan dan kesulitan,
tapi kita harus masuk ke dunia politik demi kemakmuran, keadilan dan
kesejahteraan bangsa ini. Itu pula yang saya tegaskan, bahwa kita berpolitik
bukan untuk cari makan, tapi untuk mengabdi bagi negeri tercinta Indonesia,”
papar Caleg DPRD dari Banten VII nomor urut 11 Dapil Tangerang Selatan dari
Partai Gerindra ini.
                 
Anton
pun dalam berbagai pertemuannya dengan banyak kalangan dari berbagai latar
belakang, selalu menegaskan ke masyarakat, bahwa hanya caleg yang tidak sehat
jiwa dan raganya saja yang sampai masuk rumah sakit jiwa kalau rontok (gagal)
di pemilu. “Kalau kita terjun ke dunia politik, apalagi menjadi caleg, memang
kita harus siap mental. Makanya iman kita harus teguh. Banyak tantangan yang
kita hadapi, belum lagi ada godaan, termasuk money politics, sehingga kita harus tekun berdoa agar Tuhan
memberikan kekuatan dan kesehatan bagi jiwa dan raga kita, “ pungkas Ketua DPD
KIRA (Kristen Indonesia Raya) Banten yang dikenal punya jiwa sosial  dan dinamis ini.
               
Selama
ini, pria kelahiran Sumatera Utara, 29 April 1969 yang juga pebisnis di bidang
properti ini, sudah banyak melakukan komunikasi dengan pemimpin gereja, tokoh
masyarakat, pengusaha, pemuka adat, tokoh pemuda, kaum intelektual dan rakyat
biasa di daerah Tangerang. Itu menunjukkan bahwa dia mau membuka diri untuk
menyerap aspirasi masyarakat, dan mau menjalin komunikasi dengan berbagai
kalangan. Karena wakil rakyat itu memang harus dekat dengan rakyat dari
berbagai latar belakang.
               
Sekadar
tahu, baru-baru ini, Anton berhasil mengadakan sebuah acara Sarasehan Transformasi Bangsa bersama
sejumlah tokoh nasional dan pemimpin gereja di Tangerang. Acara ini menampilkan
pembicara, Hashim Djojohadikusumo (Ketua Dewan Pembina KIRA), Pdt. DR. Jacob
Nahuway (Ketua Umum PGPI), U.T. Murphy Hutagalung, MBA (Ketua Umum PP KIRA dan
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra), Pdt. Wiryohadi dan Pdt. Daniel
Mailangkay (rohaniwan) serta moderator Pdt. Freddy Soenyoto, M.Th. Acara yang
dihadiri lebih dari 600 pemuka masyarakat, tokoh Kristen dan warga gereja ini
diadakan di Restoran Grand Serpong, Tangerang, Banten.
                 
Acara
dengan Ketua Panitia Anton Anatona Zagota ini merupakan hasil kerjasama PGPI
Pusat dan KIRA, serta didukung PGLII, Baptis, Advent, ELHAM, JDS, JDW, Gertak,
Getar Bangsa dan Percasi. Acara yang berlangsung sukses ini, adalah salah satu
bukti bahwa Anton bisa memanage sebuah event
yang mengundang banyak orang dan tokoh. Ini juga bukti bahwa jaringan Anton di
kalangan warga gereja, LSM dan organisasi kemasyarakat di daerah Banten cukup
bagus. Sehingga tak salah kalau Anton disebut sebagai kader gereja yang amat layak
menjadi anggota DPRD Provinsi Banten.
                 
Anggota
jemaat GBI Basilea, Kota Tangerang, ini juga sudah menunjukkan dirinya sebagai figur
yang rendah hati, karena mau belajar dan bersedia dibekali tokoh-tokoh gereja,
politisi senior, pakar politik dan pemimpin gereja dalam acara diskusi dan
seminar. Beberapa waktu lalu, misalnya, Anton mau hadir di acara Forum Diskusi Daniel
Indonesia (FDDI) yang diadakan Penasihat dan Pimpinan Majalah NARWASTU yang
dihadiri banyak tokoh Kristiani. Di samping itu, ia hadir di acara FUKRI (Forum
Umat Kristiani Indonesia) yang diadakan di Jakarta guna mendengar pengalaman
dan arahan dari tokoh-tokoh senior. Sehingga figur Kristiani yang rendah hati,
seperti Anton patut kita dukung dan doakan agar ia sukses di Pemilu 2014 ini.
Semoga. (Red-KKH)

Baca Berita Lain :

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification