Pembangunan Jembatan Merpati Tangsel Dimulai, Anggaran Rp2,44 Miliar

TANGSEL | citranewsindonesia.com – Proyek pembangunan ulang Jembatan Merpati di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Memasuki tahap pelaksanaan pada Rabu (27/10/2026). Proyek yang bersumber dari anggaran tahun 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp2.446.581.390 dengan waktu pelaksanaan selama 83 hari kalender.

Pembangunan ini melibatkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDKBMBK), bekerja sama dengan PT Cahaya Yardan Nusantara sebagai pelaksana proyek dan PT Kreasi Teknik Tama Konsultan sebagai konsultan pengawas.

Seiring dimulainya pekerjaan, akses Jalan Merpati ditutup untuk mendukung kelancaran proses pembangunan. Penutupan jalan tersebut diperkirakan berlangsung sekitar dua bulan, menyesuaikan dengan tahapan pekerjaan dan kondisi di lapangan.

Hafiz, selaku staf logistik dan asisten proyek, menjelaskan bahwa pembangunan ulang jembatan dilakukan karena kondisi konstruksi sebelumnya dinilai sudah tidak memadai, terlebih dengan tingginya volume lalu lintas di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Tantang Lomba Balap Sepeda oleh Yudha

“Pekerjaan ini mencakup rekonstruksi struktur jembatan agar memiliki konstruksi yang lebih kuat dan mampu menunjang kebutuhan lalu lintas masyarakat,” Ujar Hafiz

“Struktur jembatan akan dibangun kembali dengan perkuatan baru,kondisi sebelumnya sudah tidak memadai sementara lalu lintas di kawasan ini cukup padat sehingga perlu dilakukan rekonstruksi,” jelas Hafiz.

Ia menambahkan sosialisasi kepada masyarakat telah dilakukan sejak 14 Oktober 2026 pihak pelaksana juga telah berkomunikasi dengan Polsek setempat, pihak kelurahan, serta masyarakat sekitar terkait rencana penutupan jalan dan pelaksanaan proyek.

Ia pun menyebutkan bahwa dokumentasi sosialisasi juga telah disampaikan kepada pihak kelurahan adapun penutupan jalan mulai dilaksanakan pada 27 Oktober 2026.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sebelum pekerjaan dimulai, pihaknya telah menerima informasi dari dinas terkait mengenai kondisi bagian bawah jembatan yang mengalami penurunan atau amblas kondisi tersebut menyebabkan tanah di bawah struktur jembatan terkikis sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Dinas Pendidikan Buat Aplikasi Tangsel Belajar

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari dinas terkait, sebelumnya sudah ada bagian bawah jembatan yang amblas dan mengalami pengikisan karena itu, diperlukan penanganan dan perkuatan struktur agar kondisi jembatan menjadi lebih baik,” ungkap Hafiz

Dari sisi tenaga kerja, Hafiz menjelaskan bahwa saat ini terdapat delapan personel yang bertugas di lokasi, termasuk kepala tukang pada tahap berikutnya, jumlah tenaga kerja direncanakan bertambah menjadi sekitar 15 orang untuk menangani pekerjaan bekisting selain itu, pelaksana proyek juga akan mendatangkan operator alat bor pile dan tenaga kerja untuk proses pembersihan serta fabrikasi kebutuhan tenaga tambahan diperkirakan meliputi lima operator dan lima tenaga ahli, menyesuaikan tahapan pekerjaan.

Hafiz berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar, didukung cuaca yang baik serta kondisi lapangan yang memungkinkan pekerjaan dilaksanakan sesuai rencana.

(Maria)

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses