MTQ Desa Padurenan 2026 Diikuti 52 Peserta, Wujudkan Generasi Qurani

BOGOR || citranewsindonesia.com – Pemerintah Desa Padurenan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Desa Tahun 2026 di Aula Desa Padurenan, Jalan Padurenan V, Kampung Padurenan RT 004/003, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Minggu (26/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Qurani Menuju Padurenan yang Cerdas, Unggul, dan Berakhlakul Karimah” itu berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.

MTQ tingkat desa tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit qari dan qariah berbakat yang nantinya diharapkan mampu berprestasi hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

Pelaksanaan lomba dibagi dalam beberapa cabang, yakni Tilawatil Qur’an untuk kategori anak dengan batas usia maksimal 11 tahun, kategori remaja maksimal 24 tahun, dan kategori dewasa maksimal 40 tahun. Selain itu, diperlombakan pula Murattal Al-Qur’an kategori anak usia maksimal 13 tahun serta Syarhil Qur’an bagi peserta berusia maksimal 18 tahun.

BACA JUGA :  Rayakan HUT ke 3 Komunitas Wartawan Jaguar Gelar Family Gathering

Acara pembukaan dihadiri Kepala Desa Padurenan Ralih Hidayat, Ketua TP PKK Desa Padurenan Susilawati, Ketua Panitia Haris Faturahman, S.Pd.I, Ketua MUI Desa Padurenan Mukhlis Susanto, unsur Kecamatan Gunung Sindur, para peserta, tokoh masyarakat, serta awak media.

Ketua Panitia Haris Faturahman mengatakan pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Jumlah peserta mencapai sekitar 52 orang, meningkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Alhamdulillah kegiatan berlangsung dengan lancar dan antusias masyarakat sangat tinggi. Peserta tahun ini sekitar 52 orang dan mengalami peningkatan. Pendaftaran dibuka untuk masyarakat umum agar semakin banyak potensi qari dan qariah yang bisa kita bina,” ujar Haris.

BACA JUGA :  Puncak Peringatan Hari Kemerdekaan “Desa Jabon Mekar Gelar Panggung Rakyat”

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian perlombaan digelar dalam satu hari mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Dewan juri akan menetapkan juara pertama, kedua, dan ketiga pada setiap kategori lomba berdasarkan hasil penilaian.

Haris berharap penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci serta memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan Desa Padurenan.

“Mudah-mudahan melalui MTQ ini masyarakat, khususnya warga Desa Padurenan, semakin gemar membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur’an sehingga dapat melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia,” tutupnya.

Maria

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *