23 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Presiden Jokowi Ajak Jaga Kemajemukan Bangsa Saat Buka Kongres Muslimat NU XVII

2 min read
Jakarta,CitranewsIndonesia – Presiden Joko Widodo sekali lagi mengingatkan bahwa
Indonesia merupakan sebuah bangsa yang majemuk. Kemajemukan yang
dimiliki Indonesia tersebut merupakan suatu anugerah dari Allah yang
telah diberikan. 
Oleh karenanya, presiden mengajak seluruh pihak untuk
bersama-sama menjaga dan merawat kemajemukan Indonesia tersebut. Hal
tersebut disampaikannya saat membuka Kongres XVII Muslimat Nahdlatul
Ulama di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis, 24 November
2016.
“Tadi disampaikan oleh Kyai Said Aqil Siradj, yang satu
suku saja bisa berperang, kita ini ada 1.128. Ini yang perlu saya
ingatkan, kita jaga, kita rawat bersama. Saya setiap datang ke provinsi,
setiap datang ke pulau-pulau kecil, setiap datang ke kabupaten/kota
betul-betul merasakan sekali betapa kita memang berbeda-beda,”
terangnya.
Selain itu, presiden juga terus mengajak kepada
seluruh masyarakat untuk dapat saling melindungi dan menghargai satu
sama lainnya.
“Marilah yang mayoritas itu melindungi yang
minoritas. Tetapi yang minoritas juga harus menghormati dan mengharai
yang mayoritas. Saling melindungi, saling menjaga, saling menghargai.
Inilah keindonesiaan kita. Kita sering lupa ini,” tegas presiden.
Di
hadapan para muslimat NU, Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak
agar berhati-hati sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak dalam
menggunakan media sosial.
“Hati-hati dalam menggunakan media
sosial. Saya ingin mengajak, marilah kita bersama-sama memberikan
pelajaran kepada anak-anak kita, mengedukasi anak-anak kita. Karena
kalau saya lihat dalam sebulan belakangan ini yang ada di media sosial
adalah saling menghujat, saling mengejek, saling menjelekkan, saling
memaki, saling fitnah, saling mengadu domba,” terangnya.
Presiden
juga meyakini bahwa apa yang ditemukannya tersebut bukanlah nilai-nilai
Islami dan nilai ke-Indonesiaan kita. Karena sesungguhnya Indonesia
hanya mengenal dan menganut budi pekerti dan sopan santun dalam
keseharian.
Mendampingi Presiden Joko Widodo ialah Menteri Agama
Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sosial Khafifah Indar Parawansa, Menteri
Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Riset dan Teknologi Muhammad Nasir,
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Muhadjir Effendy, serta Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah
Puspayoga.
Sementara itu, turut hadir dalam acara tersebut di
antaranya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Ketua DPR RI Ade
Komarudin, Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang, Ketua Umum PBNU Prof.
Dr. K.H. Said Aqil Siradj, Ibu Negara Indonesia ke-4 Sinta Nuriyah
Wahid, Ir. K.H. Solahuddin Wahid, K.H. Hasyim Muzadi, dan sejumlah duta
besar negara sahabat.
 
Sumber : Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH