Ketahanan Pangan Desa Curug: BUMDes Kembangkan 1.000 Ayam Petelur, Pasok Telur Murah untuk Warga

BOGOR || citranewsindonesia.com – Program ketahanan pangan di Desa Curug terus diperkuat melalui budidaya ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kegiatan ini didanai dari anggaran dana desa sebesar Rp302 juta dan berlokasi di RT 03/RW 03, Desa Curug. 28/04/2026

Program ini mulai direalisasikan pada November 2025 dengan pembangunan kandang seluas sekitar 250 meter persegi yang mampu menampung hingga 1.000 ekor ayam petelur. Selain pembangunan kandang, anggaran juga digunakan untuk pengadaan bibit ayam dan kebutuhan operasional awal.

Ketua BUMDes, Hamka, menjelaskan bahwa hasil produksi telur difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar dengan harga terjangkau. Saat ini, telur dijual di kisaran Rp25.000 per kilogram, dengan penyesuaian harga mengikuti kondisi pasar.

“Kami memprioritaskan warga sekitar agar bisa mendapatkan telur dengan harga di bawah standar pasar,” ujar Hamka.

BACA JUGA :  Sinergitas TNI-Polri Lakukan Pengamanan Pasca Perayaan Idul Fitri

Pengelolaan usaha ini dilakukan oleh lima orang pengurus BUMDes, yakni Hamka (ketua), Yola (bendahara), Dicky (sekretaris), serta Zaini Anwar sebagai pengawas. Dalam operasionalnya, BUMDes juga menunjuk satu orang yang dipercaya untuk merawat ayam tanpa sistem sewa.

Dari sisi produksi, tingkat kematian ayam tergolong rendah. Sejak Oktober 2025 hingga April 2026, tercatat hanya sekitar 20 ekor ayam yang mati dari total populasi 1.000 ekor. Kebutuhan pakan rata-rata mencapai dua karung per periode tertentu, dengan pengelolaan yang dinilai cukup efektif.

Zaini Anwar selaku pengawas sekaligus Ketua BPD Desa Curug menilai pelaksanaan program berjalan baik. Ia menyebut perawatan ternak dilakukan secara konsisten, termasuk pemberian pakan yang tepat waktu.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan, kondisi ayam terawat dengan baik, produksi telur juga bagus, dan tingkat kematian sangat minim meskipun cuaca cukup ekstrem,” ungkap Zaini.

BACA JUGA :  Air Kali Baru Meluap, Menggenangi Jalan Raya Hek Kramatjati

Ke depan, pihaknya berharap program ini tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Bahkan, ia membuka peluang pengembangan kandang baru di wilayah lain di Desa Curug.

“Harapannya, program ini bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat dan terus berkembang hingga membuka unit peternakan baru di desa,” tambahnya.

Program budidaya ayam petelur ini menjadi salah satu langkah konkret Desa Curug dalam memanfaatkan dana desa untuk kegiatan produktif yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

#maria

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *