Bupati Kapuas Tinjau Rumah Potong Unggas di Pulau Telo Baru, Siap Beroperasi Usai Idulfitri

KUALA KAPUAS || citranewsindonesia.com — Bupati Kapuas H. M. Wiyatno melakukan peninjauan langsung ke Rumah Potong Unggas (RPU) yang berada di Desa Pulau Telo Baru, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum rumah potong unggas itu difungsikan secara penuh.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Mereka meninjau berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari area pemotongan, sistem pengolahan, hingga standar kebersihan dan kelayakan operasional.

Bupati Wiyatno mengatakan, keberadaan rumah potong unggas ini diharapkan mampu mendukung ketersediaan pasokan daging ayam bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan standar higienitas produk yang beredar di pasaran.

“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan semua fasilitas telah siap digunakan dan memenuhi standar kebersihan serta kelayakan operasional sebelum difungsikan secara penuh,” ujar Wiyatno di sela-sela kunjungan.

BACA JUGA :  LSR LPMT Kapuas Sampaikan Terima Kasih Bansos Dari Kapolda Kalteng

Menurutnya, RPU yang dibangun di Pulau Telo Baru tersebut memiliki kapasitas pemotongan minimal hingga 7.000 ekor ayam per hari. Hasil pemotongan nantinya akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Kapuas dan sekitarnya.

Pemerintah daerah menilai keberadaan fasilitas ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga daging ayam di pasaran. Selain itu, RPU juga diharapkan mampu memastikan bahwa produk unggas yang beredar telah melalui proses pemotongan yang memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

Dengan sistem pengelolaan yang terpusat, kualitas daging ayam yang dipasarkan dapat lebih terjamin, baik dari sisi kebersihan, keamanan, maupun kehalalan produk.

Rencananya, Rumah Potong Unggas tersebut akan mulai difungsikan setelah Hari Raya Idulfitri. Pemerintah Kabupaten Kapuas optimistis operasional fasilitas ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam hal ketersediaan pangan yang aman dan berkualitas.

BACA JUGA :  Sekretariat Kabinet Sosialisasikan Jabatan Fungsional Penerjemah

Selain mendukung ketahanan pangan daerah, keberadaan RPU juga diharapkan dapat membantu pelaku usaha unggas lokal dalam menyalurkan produk mereka secara lebih tertata dan sesuai standar.

Pemerintah daerah pun menegaskan bahwa operasional rumah potong unggas tersebut nantinya akan mengedepankan prinsip ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal, sehingga produk yang sampai ke masyarakat benar-benar memenuhi standar konsumsi yang layak.

Dengan adanya fasilitas ini, distribusi daging ayam di Kabupaten Kapuas diharapkan menjadi lebih tertib, kualitasnya terjamin, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap produk pangan yang higienis dan aman dikonsumsi.

#Adnan

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *