21 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Mr Kho Hok Liang : Saya Tidak Menggelapkan Uang Perusahaan

2 min read
Batam,CitranewsIndonesia– Direktur PT. EMR INDONESIA Mr.Kho Hok Liang di duga melakukan penggelapan uang perusahaan sebesar Rp 36 M.

Hal ini membuat Direktur PT. EMR INDONESIA Mr.Koh geram ,dikarenakan komisaris Perusahaan  PT. EMR INDONESIA Mr.Teng Leng Chuan melaporkan dirinya ke polisi atas dasar penggelapan uang perusahaan sebesar Rp 36 M..

Dan Mr Kho selaku Direktur PT. EMR INDONESIA sudah di Adili oleh pengadilan negeri Batam.
         
Pada saat awak media bersilaturahmi dengan Mr Koh di lapas barelang 1/03 Mr Koh megatakan        
“Saya tidak melakukan penggelapan uang perusahaan seperti yg dikatakan oleh Mr. Teng selaku
Komisaris perusahaan PT. EMR INDONESIA. Jumlah yang diterima dari hasil penjualan besi scrap
PT. EMR INDONESIA oleh PT.GUNUNG RAJA PAKSI melalui PT. KARYA SUMBER DAYA yang membayar telah memenuhi unsure yang jelas, saya tidak melakukan penggelapan seperti yang dikatakan
oleh komisaris perusahaan PT.EMR INDONESIA.

PT. EMR INDONESIA menerima total cash cek dari tahun 2011-2014 sebesar Rp 221 M. Yang di
Serahkan PT. GUNUNG RAJA PAKSI melalui PT. KARYA SUMBER DAYA dari hasil penjualan besi
Scrap PT. EMR NDONESIA.

Pada tahun 2012 PT. EMR INDONESIA mulai mengalami krisis keuangan bersamaan membeli
beberapa alat berat dengan pembayaran cash. Hal ini dikarenakan pada saat mata uang rupiah
melemah, sementara pembelian besi scrap dilakukan dengan pembayaran menggunakan kurs
Dollar.

Mr.Koh mengatakan bahwa besi scrap PT. EMR INDONESIA yang di jual kepada PT.GUNUNG
RAJA PAKSI itu senilai Rp 186 M. Dan yang Rp 36 M itu kepunyaan pihak ke 3. Dikarenakan pihak           Ke 3 telah menggabungkan kuota besi scrap ke PT.EMR untuk dicampur agar kualitas dan kuantity
Besi scrap menjadi lebih baik.

Ini di karenakan besi scrap kepunyaan PT.EMR INDONESIA kualitas dan kuantity tidak memadai
Dan tidak cukup bagus.
Hal ini membuat Mr.Koh menggabungkan besi scrap dari pihak ke 3 untuk dicampurkan kebesi
Scrap kepunyaan PT. EMR INDONESIA agar klien tidak komplin, karena kualitas dan kuantity jauh
Lebih baik dan memadai dibandingkan kepuyaan PT. EMR INDONESIA.
Dari total pembayaran yang diterima  oleh PT. EMR INDONESIA pada tahun 2011-2014 sebesar
Rp 221 M oleh PT. GUNUNG RAJA PAKSI melalui PT. KARYA SUMBER DAYA. Sementara hasil
Record keuangan PT. EMR INDONESIA tahun 2011-2014 itu sejumlah Rp 186 M dan mendapat
Selisih uang sisah pembayaran pembelian besi scrap dari PT. GUNUNG RAJA PAKSI sebesar Rp 36 M.

Mr.Koh mengatakan uang selisih sebesar Rp 36 M itu kepunyaan pihak ke 3, dikarenakan pihak
ke 3 telah menggabungkan kuota besi scrapnya ke PT. EMR INDONESIA untuk di campur agar
kualitas dan kuantity mejadi lebih baik.

Hal ini akui Kho karena kalau tidak mencapurkan besi dari pihak ke 3 kualitas besi PT.EMR INDO
NESIA akan anjlok dan klien pasti akan kabur mencari ketempat yang lain.

Mr.Koh mengatakan saya melakukan penjualan sesuia prosedur dan tidak merugikan perusahaan,Mengenai jumlah uang yangdibayarkan oleh PT. GUNUNG RAJA PAKSI melalui PT.KARYA SUMBERDAYA (Team)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH