Wali Murid Apresiasi Website SPMB Tangsel, Mudah Dipahami dan Tetap Stabil Saat Diakses Bersamaan

TANGSEL  || citranewsindonesia,com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Kota Tangerang Selatan mendapat respons positif dari orang tua calon peserta didik.

Selain dinilai memiliki alur yang mudah dipahami, sistem pendaftaran pada website SPMB juga berjalan stabil meski diakses secara bersamaan oleh banyak pengguna pada jam-jam pendaftaran dibuka.

Salah satu wali murid, Umar, warga Kecamatan Setu mengaku proses pendaftaran anaknya berlangsung lancar sejak tahap membuat akun, mengunggah dokumen persyaratan hingga pengumuman SPMB tahap 1 yakni jalur domisili.

Dirinya mengaku mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 8 Tangsel, dan berhasil lolos lewat jalur domisili.

“Saya awalnya sempat khawatir karena biasanya kalau pendaftaran dibuka bersamaan, sistem suka lambat atau bahkan tidak bisa diakses. Tapi ternyata kali ini cukup lancar. Menunya juga jelas, jadi kami yang orang tua tidak terlalu kesulitan mengikuti setiap tahapannya,” ujarnya saat dijumpai pada Sabtu (27/06/2026).

BACA JUGA :  Gelar ICCF 2024, Tangsel Jadi Rumah untuk Ratusan Komunitas Kreatif dari Seluruh Indonesia

“Dan alhamdulillah juga diterima di sekolah tujuan pendaftaran,” tambahnya.

Menurut Umar, informasi yang tersedia pada laman SPMB juga membantu orang tua memahami tahapan yang harus dilakukan tanpa harus berulang kali datang ke sekolah.

“Petunjuknya cukup lengkap. Kalau mengikuti langkah-langkahnya dengan teliti, prosesnya mudah dipahami. Alhamdulillah tidak mengalami kendala berarti sampai selesai mendaftar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, menyampaikan keberhasilan sistem tetap stabil saat pendaftaran merupakan hasil dari berbagai persiapan teknis yang dilakukan sebelum pelaksanaan SPMB.

BACA JUGA :  Masyarakat di Cluster Tampak Siring Gotong-royong Buat Posko Covid 19

“Kami melakukan penguatan infrastruktur digital, pengujian sistem secara menyeluruh, serta pemantauan selama proses SPMB berlangsung agar masyarakat dapat mengakses layanan dengan nyaman,” katanya.

Asep menambahkan, persiapan dan antisipasi disiapkan bertujuan memastikan layanan tetap stabil meskipun terjadi lonjakan akses pada waktu yang bersamaan. red

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *