BOGOR || citranewsindonesia.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Permata Sejahtera di Desa Jampang, Kabupaten Bogor, terus mengembangkan usaha peternakan ayam petelur sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan desa sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Usaha peternakan yang berlokasi di Gang Masjid, Kampung Poncol RT 05/RW 06, Desa Jampang itu diketahui memperoleh dukungan anggaran dana desa tahun 2025 sekitar Rp260 juta.
Pengelolaan BUMDes tersebut dipimpin Ketua BUMDes Antong Beno bersama Bendahara Robert Chaerudin dan Sekretaris Ahmad Rifai.
Sementara operasional kandang sehari-hari dijalankan oleh pekerja kandang bernama Praseta yang akrab disapa Jefri.
Saat ditemui pada Jumat (22/5/2026), Jefri menjelaskan jumlah ayam petelur yang awalnya mencapai 1.200 ekor kini tersisa sekitar 1.163 ekor akibat kematian selama masa pemeliharaan.
Menurutnya, produksi telur saat ini mencapai sekitar 870 butir per hari dan usaha peternakan tersebut telah berjalan selama kurang lebih 10 bulan.
“Untuk pakan, setiap ekor ayam menghabiskan sekitar 110 gram per hari. Selain itu, vaksin juga rutin diberikan setiap 40 hari sekali,” ujar Jefri.
Ia menambahkan, harga telur di tingkat posko saat ini berkisar Rp22.800 hingga Rp23.000 per kilogram. Hasil produksi telur sebagian dipasarkan kepada warga sekitar Desa Jampang.
Jefri berharap usaha peternakan ayam petelur milik BUMDes Permata Sejahtera dapat terus berkembang dan meningkatkan jumlah populasi ayam dalam beberapa tahun ke depan.
“Harapannya usaha ini bisa terus maju, dari 1.200 ekor nantinya berkembang menjadi 2.000 hingga 5.000 ekor ayam,” katanya.
Keberadaan peternakan ayam petelur tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan desa, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui usaha berbasis desa.
#maria

