TANGSEL | Citranews.co.id – Dalam Perayaan Kebersamaan,secara formal fkub menggelar giat ini pada kamis,8 agustus 2024 yang berlangsung dikantor kecamatan Pamulang
Turut hadir, Wakil walikota Tangerang Selatan(H.Pilar Saga Ichsan),ketua FKUB (Dr.H Fachruddin Zuhri Dra. M .Si) , Ketua LPM Kecamatan Pamulang,Ketua RT/RW Kelurahan se-Kecamatan Pamulang,Ketua KNPI Kecamatan Pamulang, Ketua Karang taruna Kecamatan Pamulang,Ketua MUI Kecamatan Pamulang,Ketua LPM Kelurahan se-Kecamatan Pamulang,Ketua MUI Kelurahan se-Kecamatan Pamulang,Ketua Karang Taruna Kelurahan se-Kec.Pamulang,Koordinator Guru Ngaji Kecamatan Pamulang, Koordinator Guru Ngaji Kelurahan se-Kecamatan Pamulang, Pengurus FKUB Kota Tangerang Selatan,TKSK Kecamatan Pamulang,Ketua Jumantik Kecamatan Pamulang,Koordinator Bank Sampah/TPST 3R Kelurahan seKecamatan Pamulang,Tokoh Agama Kristen (Pdt. Dr. Thomas Kartomo, M.Th., Ph.D),Tokoh Agama Khatholik Dr.Andreas S.Darma),Tokoh Agama Hindu (Drs ida Ketut Ananta, MM Cheang, Tokoh Agama Buddha [Pandita Tjen Eddy Saitro), Tokoh Agana Khenghucu (Ferlyanto), Pendamping Purse Pamulang& Chong.

Dalam Sambutannya ketua FKUB (Fachruddin Zuhri) menyampaikan bahwa agar tidak terjadinya konflik antar sesama , maka kami sebagai FKUB sebagai mediator untuk konflik sosial berdimensi keagamaan.Karena Menyelesaikan tidak bisa model antara ormas dengan ormas atau warga dengan warga. Membangun ketentraman dimulai oleh Rt ke rw maka selesai masalah dan pasti akan harmonis serta Tidak boleh ucapan ekslusif atau perlakuan eksklusif karena akan terjadi konflik.
“Berbicara tentang kebangsaan tidak satupun agama yg membenar kan kerusakan dimuka bumi ini. Inilah pentingnya semangat kebangsaan dalam perayaan kemerdekaan hut RI ke 79 karena Tangsel bukan dibentuk dari sekelompok orang Dan seorang mediator harus mempunyai sikap rasional dan objektif, “lanjutnya.
Untuk itu perlu pembinaan antara suku dan intra suku, umat beragama , ras dan golongan lainnya guna mewujudkan stabilitas keamanan lokal reigional dan nasional.
(maria)

