TANGSEL || CITRANEWSINDONESIA.COM – SMP Negeri 13 Tangerang Selatan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan materi edukasi kebencanaan dan pembinaan karakter bagi ratusan peserta didik baru. Kegiatan berlangsung di halaman sekolah, Jalan Beruang II No. 61, Pondok Ranji, Kota Tangerang Selatan, Selasa (14/7/2026).
Sebanyak 336 siswa baru mengikuti rangkaian MPLS yang dilaksanakan setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Program ini dirancang untuk membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah, memahami tata tertib, sekaligus membangun karakter positif sejak awal memasuki jenjang pendidikan SMP.
Pada hari kedua pelaksanaan, SMPN 13 Tangerang Selatan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana. Para siswa mendapatkan materi tentang potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Tangerang Selatan, seperti banjir dan kebakaran, beserta langkah-langkah penanganan yang tepat saat menghadapi kondisi darurat.
Tidak hanya menerima teori di dalam kelas, para siswa juga mengikuti praktik langsung, mulai dari simulasi mitigasi bencana hingga pengenalan ambulans dan penanganan keadaan darurat. Metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan peserta didik apabila sewaktu-waktu menghadapi situasi darurat.
Selain edukasi kebencanaan, pihak sekolah turut menghadirkan personel TNI untuk memberikan motivasi kepada siswa baru. Materi yang disampaikan berfokus pada pembentukan kedisiplinan, semangat belajar, serta mendorong para siswa memiliki cita-cita tinggi sejak dini.
Pada hari pertama MPLS, peserta juga dibekali pemahaman mengenai penggunaan gadget secara bijak. Materi tersebut bertujuan agar siswa mampu memanfaatkan teknologi secara positif, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari maupun selama proses pembelajaran.
Linna, salah satu pihak sekolah, mengatakan kerja sama dengan BNPB menjadi bagian penting dalam memberikan bekal pengetahuan kepada siswa tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana.
> “Hari ini kami bekerja sama dengan BNPB untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai potensi bencana di Tangerang Selatan, seperti banjir dan kebakaran. Mereka juga diajarkan cara mitigasi yang benar, kemudian langsung mempraktikkan materi yang telah disampaikan, termasuk pengenalan ambulans dan penanganan keadaan darurat,” ujar Linna.
Menurutnya, kegiatan praktik menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran karena siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung menghadapi kondisi darurat.
Linna berharap seluruh rangkaian MPLS Ramah dapat diikuti dengan baik sehingga para peserta didik baru mampu mengenal lingkungan sekolah, memahami aturan yang berlaku, serta memiliki bekal karakter dan pengetahuan yang mendukung proses belajar selama menempuh pendidikan di SMPN 13 Tangerang Selatan.
“Harapan kami, anak-anak dapat mengikuti seluruh materi dengan baik, memahami lingkungan sekolah, serta memperoleh pengetahuan yang bermanfaat sebagai bekal selama menempuh pendidikan di sini,” tutupnya.
MARIA

