29 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Warga De Latinos Kecam Pemkot Tangsel Keluarkan IMB The Ayoma

2 min read
Tangsel,Citranewsindonesia,— Warga perumahan De Latinos BSD city, kelurahan Rawa Buntu, Serpong,
Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mengecam pihak pemerintah kota Tangerang
Selatan (BP2T-red) yang memaksakan kehendaknya sendiri demi kepentingan sepihak
investor saja dengan mengorbankan kepentingan warga masyarakatnya sendiri. Hal
tersebut disampaikan oleh Daulat Pantas dan Agung Dewo Nugroho selaku juru
bicara warga perumahan De Latinos saat menggelar press conference dengan
beberapa media nasional dan lokal pada Minggu (22/01/2017) di perumahan De
Latinos,cluster Carribean.

Menurut Daulat Pantas, pihak warga De Latinos
mengecam sikap pemkot Tangerang Selatan yang tidak bisa konsisten dan konsekwen
dengan peraturan Tata Ruang kota Tangerang Selatan yang dibuatnya sendiri.

“Perda Tangsel nomor 15 tahun 2011 tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah Tangerang Selatan 2011-2031 menyebutkan bahwa, 60%
area Rawa Buntu sebagai area perumahan berkepadatan sedang,”

Kriteria
perencanaan wilayah Rawa Buntu itu harus yang memiliki kepadatan bangunan
40-100 unit/ha, atau bila mengacu pada SNI 03-1733-2004 (bagian 6.3.2 
mengenai Persyaratan dan kreteria hunian bertingkat/rumah vertikal/apartment/rumah susun disebutkan juga bahwa klasifikasi kawasan
kepadatan sedang adalah 151-200 jiwa/ha). Terangnya.
Sementara ditempat yang sama, Agung Dewo Nugroho
menyatakan bahwa,hingga hari ini warga De Latinos yang terkena dampak langsung
atas rencana pembangunan apartemen The Ayoma tetap Menolak keras rencana
pembangunan apartemen milik perusahaan plat merah PP Properti tersebut.
“Pemkot Tangerang Selatan bersama PP Properti
selaku perusahaan BUMN milik pemerintah tersebut, seharusnya dapat memberikan
contoh yang baik kepada warga masyarakat untuk taat aturan (perda tata
ruang-red) yang telah dibuat di Tangerang Selatan,” tandas Agung

Lebih jauh Daulat Pantas dan Agung Dewo Nugroho
menyatakan bahwa,dengan telah dikeluarkannya IMB oleh pihak pemkot Tangerang
Selatan (BP2T-red) kepada pihak PP Properti atas ijin pembangunan apartemen
Ayoma secara sepihak, berdasarkan acuan Amdal Rekayasa BLHD. Tangsel yang tidak
transparan serta mengabaikan hak-hak hidup tenang dan nyaman dari warga De
Latinos dan juga sekolah unggulan Insan Cendekia Serpong, maka warga De Latinos
akan segera menggelar pertemuan guna mempersiapkan gugatan ke PTUN atas
penerbitan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) oleh pihak pemkot Tangsel.

Sementara saat akan dikonfirmasi pada Minggu
(22/01/2017) siang oleh beberapa rekan media, pihak managemen PP Properti
selaku pengembang apartemen The Ayoma tidak bersedia (menolak) untuk memberikan
keterangan apapun berkaitan dengan proyek apartemen The Ayoma.

“Hari ini tidak ada kegiatan apa-apa mas di
lokasi Ayoma,tadi artis Yuni Shara nya sudah pulang dan hanya ada orang
managemen saja kok yang sedang nyanyi-nyanyi dilokasi Ayoma,” pungkas
salah seorang managemen Ayoma yang tidak mau disebutkan identitasnya.(BTL)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH