21 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Rapat Kordinasi Forum Lalulintas, Rencanakan Angkutan Umum Masal Perkotaan Yang Nyaman

3 min read
Tangsel,citranewsindonesia,— Dinas Perhubungan,komunikasi dan
Informatika (Dishubkominfo) Tangsel melakukan Rapat
Koordinasi Forum Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Kota Tangerang
Selatan dengan tema “Angkutan Umum Masal Perkotaan” di Rumah Makan Kampung Anggrek
Jalan Raya
Victor No.81, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan, Jumat (04/11/2016) yang mana sesuai dengan Dasar Hukum
Forum LLAJ Kota Tangerang Selatan UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas
dan Angkutan Jalan, UU No 23
Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Junto UU No 9 Tahun 2015, PP 37 Tahun 2011
Tentang Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Kepwal Tangerang Selatan No.551.1/Kep.139-Huk/2016 Tentang
Pembentukan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh
Kepala Dishubkominfo Tangsel Sukanta, Sekdis Taryono, Kasat Lantas Polres
Tangsel AKP Lalu Hedwin Hanggara, Asda 2 Tangsel Dedi Budiawan, Kasi Dal Ops Budi Jatmiko, Kasi
Angkutan Hikmat, Ketua Organda Tangsel Yusron Siregar, perwakilan BPTJ dan Tamu
undangan lainnya.
Menurut Kepala Dishubkominfo Tangsel
Sukanta mengatakan Rapat forum lalulintas ini adalah rutin dilakukan setiap 3
bulan sekali dalam rangka dalam masalah angkutan umum dan barang, kita sendiri
mengetahui ini adalah sebagai sumber kemacetan, kenyamanan, tarif, dan keamanan
dalam transportasi umum. Ungkapnya kepada Media Usai Kegiatan Rapat Kordinasi
Forum lalulintas Jalan.
“Bukan hanya itu ini juga tentang nanti
akan adanya perpanjangan trayek seperti trans Jakarta, MRT, serta angkutan kota
yang nyaman dan dapat dipergunakan oleh masyarakat hingga tahun 2029 mendatang,” ucap Sukanta.
Kita ketahui bersama ini merupakan salah
satu program pemerintah pusat, BPTJ dan Pemkot Tangsel, Selain itu juga
termasuk angkutan trans anggrek yang merupakan angkutan pemukiman atau Feeder
dan kita masih belum bisa memperbanyak trans anggrek karena memang untuk koridor
yang kita punya sebanyak 8 itu belum layak untuk dilalui dan sekarang ini dan
baru hanya untuk koridor 2 saja.  
Dalam Sambutannya, Asisten Daerah 2 Pemkot
Tangsel mewakili Walikota Tangsel juga berpendapat yang sama bahwa adanya forum
ini supaya dapat mengatasi permasalahan yang ada di Kota Tangsel dalam hal
lalulintas dan angkutan jalan. Program Pemerintah Kota Tangsel saat ini sedang
melakukan perluasan atau pengembangan tentang infrastruktur, termasuk
didalamnya adalah Transportasi masal. 
Oleh karena itu perlu adanya kerjasama
disemua pihak yaitu BPTJ,Organda,beberapa SKPD terkait. dalam forum ini diisi
dengan beberapa pemaparan dari pihak Dishubkominfo terkait program – program
perencanaan terkait angkutan transportasi masal, pemaparan dari perwakilan BPTJ
Kementerian Perhubungan, serta sesi tanya jawab antar Instansi terkait yang
hadir dengan beberapa SKPD di lingkup Pemkot Tangsel terkait lalulintas dan
angkutan jalan. Tuturnya
Ditempat yang sama Sekdis
Perhubungan Taryono menjelaskan Program
Kegiatan Pengembangan Transportasi Perkotaan diantaranyapelatihan sumber daya manusia pengelola transportasi
perkotaan, pengembangan jaringan
jalan perkotaan, peningkatan pengendaliaan
persimpangan, pengembangan terminal
terintegrasi, peningkatan dan
pengembangan layanan angkutan umum,pengendaliaan penggunaan angkutan pribadi, pengembangan fasilitas lalu lintas dan angkutan jalan
perkotaan, pengelolaan dan pengendaliaan angkutan barang, pengembangan teknologi informatika, pengembangan kerjasama dengan pihak lain.

Dalam kegian ini Maksud dan Tujuan adalah Pembentukan Forum LLAJ Melakukan koordinasi
antar instansi penyelenggaran yang memerlukan keterpaduan dalam merencanakan
dan menyelesaikan masalah LLAJ, Menyusun
program pencegahan kecelakaan lalu lintas dibawah Kepolisian Negara Republik
Indonesia, Memberikan masukan dan
saran dalam rangka penetapan Rencana Induk Jaringan LLAJ Kota Tangerang Selatan. 

“Sedangkan Isu yang sangat sering dikeluhkan masyarakat saat
ini adalah tentang factor Keselamatan, Keamanan, Ketepatan
Waktu, dan Tarif.” Terangnya
“Selain itu juga
program Transportasi ini perlu ada seperti Program pengembangan terminal terintegrasi yaitu Revitalisasi terminal Pondok Cabe (Terminal Tipe A) dan Pembangunan terminal intermoda dengan Kereta Api bahkan
pelu juga yang akan dilakukan yaitu Pembangunan terminal “mixed
used” tipe C seperti diwilayah BSD Sektor 1 Serpong, Muncul, Kampus ITI,
dan Cimanggis,” tutur Taryono.
Bukan hanya itu saja
masih ada Wacana Pengembangan Transportasi kedepan
yang akan dilakukan seperti Rencana
Pengembangan Perpanjangan Rute Transjabodetabek, dari Kota Tangerang (Hotel
Great Western) Menuju ke Stasiun Rawa Buntu, yang terintegrasi dengan Trans
Anggrek, Perpanjangan Elevated
Bus, dari Kota Tangerang (Simpul Terminal Ciledug ke Kawasan Bintaro Ex-change)
terintegrasi dengan Stasiun Jurang Mangu dan Trans Anggrek,
dan Rencana Pengembangan Light Rail Transyt
(LRT) dari Kota Tangerang (Bandara) ke Puspiptek Tangerang SelatanPungkasnya
(ADV)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH