Mendorong UMKM Naik Kelas melalui Program Inkubasi oleh Inkubator CMORE Kota Tangerang Selatan

TANGSEL | citranewsindonesia.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah terus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui Program Inkubasi yang dilaksanakan oleh Inkubator CMORE Kota Tangerang Selatan. Memasuki tahun 2026, Program Inkubasi telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya sebagai salah satu upaya pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan, pendampingan, serta fasilitasi pengembangan usaha bagi pelaku UMKM.

Inkubator CMORE hadir sebagai wadah pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan UMKM dalam mengelola usahanya secara lebih terarah, memperkuat pengelolaan bisnis, meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar dan jejaring usaha, serta mendorong terciptanya usaha yang mampu berkembang secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Inkubasi oleh Inkubator CMORE tahun 2026 diawali sejak April melalui tahapan publikasi dan pendaftaran calon peserta, Dari sebanyak 95 pendaftar, dilanjutkan dengan proses seleksi dan kurasi. Dari rangkaian tersebut, sebanyak 32 peserta/tenant mendapatkan fasilitasi pembinaan melalui program inkubasi.

Rangkaian pembinaan diawali dengan Bootcamp pada Juni 2026 yang memberikan penguatan dasar mengenai pola pikir kewirausahaan, pengembangan bisnis, kepemimpinan, potensi pasar, serta pengembangan produk. Setelah mengikuti bootcamp, tenant mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan melalui kegiatan coaching dan mentoring. Coaching dilaksanakan secara berkala setiap bulan dengan menghadirkan narasumber dan praktisi yang kompeten sesuai dengan kebutuhan pengembangan usaha, di antaranya D. Wim Prihanto, Dosen Kewirausahaan Universitas Multimedia Nusantara (UMN); Wisono, Ketua INOBITZ; Aniek Sri Handayani, Pusat Inovasi dan Inkubasi Bisnis (PI2B) Institut Teknologi Indonesia (ITI); serta Rendy Karezky, Kepala Inkubator Dumping Kampus Umar Usman.

BACA JUGA :  Pembukaan Harkopda Ke-72 Di Gelar Meriah

 

Materi coaching mencakup digitalisasi UMKM, bisnis dan pemasaran, pembukuan dan pengelolaan keuangan, produksi dan peningkatan kualitas produk, serta branding, yang diberikan untuk membantu tenant memperkuat pengelolaan internal sekaligus mengembangkan pasar. Sementara itu, kegiatan mentoring dilaksanakan secara berkelompok sebanyak dua kali dalam satu bulan, sehingga peserta memperoleh pendampingan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan usahanya. Melalui rangkaian pembinaan tersebut, tenant didorong untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing produk, serta semakin siap dalam mengembangkan dan memperluas akses pasar.

Selain peningkatan kapasitas, Inkubator CMORE juga memberikan perhatian terhadap penguatan akses pasar. Tenant inkubator diprioritaskan untuk mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai kegiatan bazar, pameran, dan kegiatan promosi yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan. Fasilitasi tersebut menjadi sarana bagi tenant untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat, memperoleh pengalaman berinteraksi dengan konsumen, menguji respons pasar, sekaligus memperluas jejaring usaha.

Tahapan berikutnya adalah business matching dan penguatan akses pasar yang direncanakan pada November 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan tenant dengan berbagai mitra potensial, baik dari sisi pasar maupun jejaring usaha dan pembiayaan.

BACA JUGA :  Sukseskan Konferensi, PWI Kota Tangsel Buka Verifikasi Keanggotaan Selama 4 Hari

Dalam pelaksanaannya, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan melalui Inkubator CMORE terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, lembaga pembiayaan, mitra pasar, serta dunia usaha. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan peluang yang lebih luas bagi tenant untuk mengembangkan jaringan, memperkuat pemasaran, dan meningkatkan kapasitas usahanya.

Inkubator CMORE Kota Tangerang Selatan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang semakin kuat dan berkelanjutan. Dengan pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, para pelaku UMKM diharapkan semakin memiliki kapasitas dalam mengelola usaha, meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, memperluas pemasaran, serta membangun jejaring usaha.

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai fasilitasi pengembangan UMKM sebagai bagian dari upaya memperkuat kewirausahaan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang Selatan. (ADV)

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *