Gebyar Tradisi Betawi Meriahkan Ciputat Timur, Pemkot Tangsel Siapkan Agenda Budaya Tahunan

TANGERANG SELATAN || citranewsindonesia.com – Gebyar Tradisi Betawi Kota Tangerang Selatan resmi digelar di Lapangan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan budaya yang berlangsung selama dua hari hingga 10 Mei 2026 ini menjadi ajang pelestarian tradisi Betawi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan pawai peserta dari Masjid Ar-Rahman menuju Lapangan Rempoa. Sedikitnya enam perwakilan dari enam kelurahan di Kecamatan Ciputat Timur turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Acara dihadiri Gubernur Banten Andra Soni beserta jajaran, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama, para lurah se-Kecamatan Ciputat Timur, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, unsur ormas, hingga pegiat seni dan budaya Betawi.

Turut hadir Ketua IPSI Delima Bungsu, Ketua LBB Abdul Karim, pelaku seni budaya Cang Sapri, serta General Manager Telkomsel Jakarta dan Banten Khairil Irfan Partomuan.

Gebyar Tradisi Betawi menjadi pembuka dari rangkaian tujuh festival budaya yang akan digelar di berbagai kecamatan di Kota Tangerang Selatan sepanjang tahun 2026. Setiap kecamatan akan menampilkan tema budaya khas Betawi yang berbeda.

BACA JUGA :  Kapolri Apresiasi Polda Riau Dalam Penanganan Karhutla

Festival tersebut di antaranya Festival Ciputat pada 20-21 Juni 2026, Festival Main Pukul di Pamulang pada 18-19 Juli 2026, Festival Lenong Betawi di Setu pada 24-25 Agustus 2026, Festival Pawai Nenteng Rantang di Serpong Utara pada 19-20 September 2026, Festival Dondang di Serpong, serta Festival Budaya Betawi di Pondok Aren.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengapresiasi seluruh lembaga budaya Betawi yang dinilai konsisten menjaga dan merawat warisan budaya daerah kepada generasi muda.

“Saya mengapresiasi para pegiat budaya Betawi yang terus menjaga tradisi melalui berbagai kegiatan budaya. Ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, mulai dari pakaian adat, kuliner, musik tradisional hingga seni budaya Betawi,” ujar Benyamin.

BACA JUGA :  Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Realisasi DAK Fisik Tercepat 2024

Ia menegaskan Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen mendukung pelestarian budaya lokal agar terus berkembang dan menjadi identitas daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah juga berencana memasukkan agenda budaya Betawi ke dalam program tetap Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan serta mengalokasikan anggaran khusus pada tahun mendatang.

“Budaya adalah warisan yang tidak ternilai. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus berlangsung dan menjadi ciri khas Kota Tangerang Selatan,” katanya.

Benyamin berharap kegiatan budaya tersebut dapat mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan masyarakat di Tangerang Selatan.

Sementara itu, Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama mengatakan pelestarian budaya leluhur harus terus dijaga meski perkembangan zaman terus berubah.

“Kita harus tetap memelihara budaya warisan leluhur, namun juga mampu menyesuaikannya dengan perkembangan zaman,” ucapnya.

# Maria

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *