BUMDes Jampang Kelola Ternak Bebek Pedaging, Anggaran Rp214 Juta Difokuskan untuk Ketahanan Pangan

BOGOR|| citranewsindonesia.com — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Jampang, Kabupaten Bogor, mengembangkan program ketahanan pangan melalui usaha ternak bebek hibrida (pedaging). Program ini didanai dari anggaran dana desa sebesar Rp214 juta dan berlokasi di Kampung Nambah, RT 08/RW 02.

Dana tersebut digunakan untuk merenovasi tiga kandang yang sudah ada serta pengadaan 3.000 ekor bebek pedaging beserta kebutuhan pakannya. Dalam operasional harian, pakan yang digunakan mencapai 250 karung per hari dengan harga sekitar Rp370.000 per karung. Jenis pakan yang dipakai merupakan produk QL yang didatangkan langsung dari pabrik.

BACA JUGA :  Penyaluran Bantuan Pangan di Bojong Sempuh Terdampak Banjir, 1.539 KPM Terima Beras dan Minyak

Bendahara BUMDes, Muhammad Zaelanadli, menjelaskan bahwa pengelolaan ternak ini melibatkan enam orang pengurus yang bertugas menjaga dan merawat bebek. Sementara itu, untuk kebutuhan vaksinasi, pihaknya tidak lagi melakukan secara mandiri karena sudah dilakukan oleh perusahaan penyedia bibit sebelum bebek dikirim ke kandang. 15/4/226

“Hasil ternak bebek ini dijual langsung ke penampung. Namun, masyarakat yang ingin membeli juga bisa datang langsung ke lokasi dengan sistem pembayaran tunai,” ujar Zaelanadli saat ditemui.

BACA JUGA :  Pemerintah Desa Hilimbowo Laksanakan Pencairan BLT Tahap I Kepada Masyarakat.

Ia berharap program ini dapat terus berjalan dan berkembang ke depannya. “Kami berharap usaha ketahanan pangan ini bisa berkelanjutan dan ke depan jumlah ternak bisa ditambah,” pungkasnya.

Program ini menjadi salah satu upaya desa dalam memperkuat sektor pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan usaha berbasis desa.

#Maria
Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *