Diduga Kualitasnya Buruk, Proyek Rp4,1 Miliar di Batuceper Jadi Sorotan

Kota Tangerang, citranewsindonesia.com — Kualitas pembangunan Jalan Sisi Saluran Cisadane Timur (Selatan) Lanjutan di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, yang menelan anggaran Rp4.178.113.000,00, menjadi sorotan.

Proyek yang dikerjakan CV Kongsen dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender itu bersumber dari Pendapatan Bagi Hasil APBD Tahun Anggaran 2026.

Sorotan muncul setelah hasil pengamatan di lokasi menemukan sejumlah kondisi fisik yang dinilai perlu mendapat perhatian. Batu pasangan disebut mudah dilepas, penggunaan semen terlihat tidak merata, sebagian struktur tampak bercampur tanah, dan pada permukaan pekerjaan terlihat adanya retakan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi meminta pemerintah tidak hanya menerima laporan administratif, tetapi turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pekerjaan.

BACA JUGA :  Pemerintah Desa Tanjungan Kabupaten OKU Salurkan Pembagian BLT Tahap Pertama

«“Kami lihat sendiri batu bisa dilepas begitu saja. Uang miliaran, kok hasilnya begini? Semoga segera diperiksa dan diperbaiki,” ujar warga sekitar.»

Media Snews.id juga telah melakukan peninjauan ke lokasi untuk melihat kondisi pekerjaan secara langsung.

Atas temuan tersebut, konfirmasi telah disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang melalui WhatsApp pada Selasa, 29 September 2026.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak Dinas PUPR terkait kondisi pekerjaan tersebut maupun langkah pengawasan yang akan dilakukan.

Selain kepada Dinas PUPR, media juga telah meminta tanggapan salah satu anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang yang membidangi urusan terkait dan memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan pembangunan daerah.

Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, pertanyaan tersebut juga belum mendapat respons.

BACA JUGA :  Bidang pemasaran pertamina palembang Tertutup Buat Media

Kondisi ini membuat publik menunggu langkah konkret dari dua lembaga yang memiliki peran penting dalam pengawasan pembangunan daerah, khususnya terkait penggunaan anggaran publik dan kualitas pekerjaan infrastruktur.

Masyarakat meminta adanya pemeriksaan lapangan secara menyeluruh, termasuk pengecekan material, metode pelaksanaan, volume serta kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan kontrak.

Jika kemudian ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat berharap pemerintah mengambil langkah perbaikan sesuai mekanisme yang berlaku dan memastikan anggaran daerah digunakan secara efektif.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Dinas PUPR Kota Tangerang, DPRD Kota Tangerang maupun CV Kongsen untuk memberikan penjelasan atas pemberitaan ini. Red

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *