KOTA TANGERANG || citranewsindonesia.com – Dugaan penggelapan dana pembayaran pelanggan yang menyeret seorang oknum pegawai Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang berinisial S menjadi perhatian publik. Manajemen perusahaan daerah tersebut memastikan kasus yang mencuat itu saat ini tengah ditangani melalui mekanisme internal.
Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng, Joko Surana, mengatakan pihaknya belum dapat memberikan penjelasan rinci terkait perkara tersebut karena penanganannya berada di bawah koordinasi bagian yang berwenang.
Menurut Joko, informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus dapat dikonfirmasi kepada Manajer Hubungan Pelanggan sebagai juru bicara yang ditunjuk perusahaan.
“Masih dalam proses penanganan internal. Untuk keterangan lebih lengkap silakan melalui satu pintu kepada pihak yang ditunjuk,” ujar Joko usai menghadiri rapat dengar pendapat bersama DPRD Kota Tangerang, Jumat (12/6/2026).
Saat ditanya mengenai informasi adanya sejumlah pelanggan yang diduga menjadi korban dalam kasus tersebut, Joko belum memberikan tanggapan lebih jauh. Ia mengaku masih menunggu laporan lengkap yang sedang dihimpun oleh unit terkait.
Kasus ini mencuat setelah beredar informasi mengenai dugaan penyalahgunaan dana pembayaran rekening pelanggan oleh oknum pegawai berinisial S dengan nilai kerugian yang disebut-sebut mencapai puluhan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, S juga diketahui telah memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota terkait laporan yang diajukan sejumlah pelanggan. Pemeriksaan tersebut disebut berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026.
Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus tersebut, pihak Humas Perumda Tirta Benteng mengaku belum menerima informasi resmi terkait proses yang sedang berjalan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai status hukum maupun hasil pemeriksaan terhadap oknum pegawai yang bersangkutan. Perumda Tirta Benteng juga belum merilis jumlah pasti pelanggan yang terdampak maupun total kerugian yang ditimbulkan akibat dugaan penggelapan tersebut.
#Iwan H

