Festival C-More Championship 2026 Perebutkan Piala Bergilir Wali Kota Tangsel, Jadi Ajang Pelestarian Pencak Silat

TANGERANG SELATAN || citranewsindonesia.com – Festival seni pencak silat C-More Championship 2026 kembali digelar di Gedung YouTube Center Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Jumat (15/5/2026). Kejuaraan yang memperebutkan piala bergilir Wali Kota Tangsel itu berlangsung meriah dengan penampilan atraksi Djiung Golok Terbang oleh Hanif serta diikuti peserta dari berbagai perguruan pencak silat.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangsel dalam upaya melestarikan budaya pencak silat sekaligus membina atlet muda berbakat. Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan ketiga ajang C-More Championship.

Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam acara itu, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Deden Deni SE, S.A.P., MM., MA, Ketua IPSI Tangsel Delima Bungsu Andy, Ketua KONI Mahludin, Kadispora H. Mukroni SE, M.Si, unsur TNI-Polri, tokoh pencak silat, kepala bidang kebudayaan Hj. Yana Rodiyana ST, hingga Asda I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Chaerudin M.Si.

Dalam sambutannya, H. Chaerudin menyampaikan apresiasi kepada IPSI Kota Tangsel atas konsistensinya menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

BACA JUGA :  Benyamin : ASN Tangsel Harus Jadi Contoh Taat Pajak Dan Motivator Pajak

Menurutnya, pencak silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga mengandung nilai luhur seperti disiplin, sportivitas, penghormatan kepada guru dan orang tua, keberanian, hingga pengendalian diri.

“Pemerintah Kota Tangsel berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, termasuk pencak silat. Kami berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Tangsel di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Chaerudin.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk bertanding secara sportif serta menjadikan kejuaraan sebagai ajang mempererat persaudaraan antarperguruan.

Sementara itu, Ketua IPSI Tangsel Delima Bungsu Andy mengatakan C-More Championship menjadi langkah awal memperkuat pembinaan seni budaya pencak silat di lingkungan sekolah.

Menurutnya, IPSI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan pembinaan berjenjang mulai tingkat kecamatan hingga kota, serupa dengan pola pembinaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

“Kami ingin pencak silat tradisi menjadi bagian penting dalam pembinaan budaya dan olahraga di sekolah. Tahun depan pembinaan akan dibuat lebih khusus dan terarah,” kata Delima.

BACA JUGA :  Presiden Tekankan Pentingnya Kolaborasi Bagi Kemakmuran Dunia

Ia menambahkan, pihaknya juga sedang menyiapkan jurus khas pencak silat Kota Tangsel yang nantinya menjadi identitas dalam festival tersebut.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Deden Deni menegaskan kegiatan itu rutin digelar sebagai upaya memperkenalkan budaya kepada generasi muda.

Menurutnya, pelajar tidak hanya diajak mengenal budaya daerah, tetapi juga dibentuk karakter, mental kompetitif, dan rasa percaya diri melalui kompetisi.

“Anak-anak perlu dilibatkan dalam proses pelestarian budaya sejak dini. Selain membangun karakter, kegiatan ini juga menjadi evaluasi kemampuan sekaligus ruang apresiasi bagi mereka yang memiliki potensi,” jelas Deden Deni.

Ia berharap para peserta yang memiliki bakat dapat terus dibina sehingga mampu membawa nama baik Tangerang Selatan hingga tingkat nasional.

#Maria

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *