KABUPATEN CILACAP || citranewsimdonesia.com – Soal tempat biliar tetap beroperasi di bulan Ramadhan, di tengah larangan Bupati melalui surat edaran (SE) tentang ketertiban selama Ramadhan, direspon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cilacap, Bambang Sri Wahono.
Respon Ketua ini, dikarenakan pemilik yang tetap membuka tempat usahanya tersebut memandang selain hiburan, biliar ini juga dianggap salah satu cabang olahraga, dan tempat usaha mereka diklaim sebagai sarana untuk berlatih biliar.
Bambang saat ditemui mengaku pihaknya tidak mempermasalahkan pemilik tempat biliar membuka usahanya selama bulan Ramadhan, bilamana memang untuk kegiatan yang positif seperti latihan olahraga.
“Kalau kegiatan biliar hanya untuk hiburan dan untuk kesehatan jasmani dan rohani, hanya main ya silahkan saja,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
“Intinya untuk olahraga tidak masalah, tapi kalau tujuannya untuk hal-hal negatif, saya tidak akan mendukung, itu sudah di luar aturan,” lanjut Bambang.
Bambang mendorong pemerintah daerah agar mengeluarkan aturan, dimana tempat biliar diperbolehkan beroperasi di bulan Ramadhan selama untuk kegiatan latihan olahraga dan telah mengantongi izin.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan agar ke depan tidak lagi menjadi polemik serta asumsi negatif yang berkembang di masyarakat.
“Kami minta kepada pemerintah, kalau ada tempat biliar dimana-mana, perlu adanya izin dari instansi terkait. Kalau memang itu urusannya olahraga, para pemilik ya harus berkoordinasi dengan ketua cabang olahraga biliar,” kata Bambang.
“Kalau sudah koordinasi, memberitahukan, nanti ketua cabang pasti melapor ke kami KONI,” tandas pengacara kondang dan sukses di Cilacap ini.
Selain itu, Bambang mengingatkan kepada seluruh pemilik usaha, khususnya tempat biliar agar menjalankan usahanya dengan benar dan tidak melanggar aturan selama bulan Ramadhan.
“Jadi usaha biliar ini memang betul-betul selain untuk latihan olahraga, juga untuk mengolahragakan masyarakat supaya sehat jasmani dan rohani,” ujarnya.
“Dan saya ingin kalau memang hiburan, itu yang positif, itu tentu saya dukung selagi memang positif. Jangan sampai hiburan tapi negatif,” pungkas Bambang. Jos.

