2 Desember 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

DINSOS TANGSEL LAMBAN LAYANI BANSOS COVID 19 BAGI YANG MEMERLUKAN

2 min read

foto : Ist

TANGSEL | Citranewindonesia.com– Sejak pandemi covid 19 semua sendi kehidupan masyarakat nyaris lumpuh dan tak bisa berbuat banyak terlebih yang mengalami dampak pandemi covid19,dan harapan satu-satunya bansos baik dari pemerintah pusat,propinsi dan kabupaten kota melalui dinas sosial yang mesti peka dengan keluhan masyarakat untuk menyalurkan bantuan bagi yang membutuhkan.

Salah satu komunitas yang mengajukan bansos kepada Dinas Sosial Tangsel adalah PLPPBI (Perkumpulan Lembaga Pedagang Dan Petani Bunga Indonesia) bulan lalu (10/6/2020) yang telah diterima Tata Usaha Kantor Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, hingga sekarang surat tersebut diatas tidak terealisasi dan tidak ada jawaban pasti kalau ditolak oleh dinas terkait.

Hingga berita ini naik, realisasi bansos covid 19 baru sebatas lisan saja. Padahal surat PLPPBI sudah sampai ke meja Wahyunoto, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan. Bahkan menurut informasi petugas Tata Usaha (TU) Dinsos surat dimaksud sudah di acc dan di disposisikan Kadis kepada Sarif Sekdis nya pada minggu lalu,jelas MC Pengantar surat.

BACA JUGA :   Gacho Suharso Kritik Airin Soal Rotasi SKPD Tangsel

Namun sayang realisasi bantuan covid 19 sampai hari ini tidak jelas pisan, bahkan Bactiar (dari pihak PLPPBI) terkesan di PHP (Pemberi Harapan Palsu ) oleh salah seorang Kabid Salbini kabid Perlindungan dan jaminan sosial dari Dinas sosial Tangerang Selatan .

“Saya coba tagih janji beliau lewat telpon beberapa kali namun Kabid tersebut mengaku sibuk diluar, dan saya disuruh bersabar”, ungkap Bactiar pada Media. “Masa sih, permohonan kami tidak bisa diakomodir segera atau kalau ditolak mohon penjelasan dan transparan. Padahal Kabid Salbini telah menjanjikan bansos akan diberikan berupa beras dan minyak goreng saja dengan jumlah minimalis”, sampai sekarang tak ada kejelasan.

“Kami heran juga kontak Kadis Wahyunoto dan Sekdis Sarif sulit dihubungi, padahal awal – awal tidak begitu HP beliau masih online dan menerima kami dengan baik,jelas Bactiar

BACA JUGA :   WALIKOTA LEPAS PASIEN COVID-19 YANG BERHASIL SEMBUH

Kemudian salah satu warga bernama  Noval salah seorang warga Kel. Jombang Kecamatan Ciputat mengatakan pada Media, banyak yang belum mendapat bansos covid hingga tahap lima di wilayah nya”, keluh Noval.

“Saya dan para tetangga dirumah sangat membutuhkan bantuan tersebut , kami berharap kedepan nya permasalahan ini dapat diakomodir. Pemerataan pembagian sembako covid 19 maupun BLT ( Rp. 600.000,-) mesti tepat sasaran dan merata kami bagian kena dampak covid19,jelas noval

Hal yang sama warga bernama Ade Suhendra mengatakan, “saya coba croscek persoalan ini ke No HP Kabid  Salbini tersebut, namun sayang kontak dan WA sy tidak di jawab. Kami pengurus PLPPBI masih menunggu etiket baik Pejabat Dinsos Tangsel perihal diatas, sampai kapan bansos covid ditahan – tahan atau kalau tidak berikan sama sekali mohon penjelasan,harap Ade Suhendar.

(Rls/MC)

Facebook Comments
Subscribe for notification