
Jaktim-Citranewsindonesia.com– Tahun 2020 ini ujian nasional(UN) bagi seluruh siswa siswi di seluruh Indonesia masih tetap dilaksanakan kemungkinan tahun depan UN akan dihapus oleh Depdikbud jelas Kepala Sekolah MTs Negeri- 6 yang lokasi gedungnya di wilayah Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Kramatjati,Jaktim ,H.Makrus kepada Citranewsindonesia.com di ruang kerjanya,Selasa (3/3).
Untuk UN itu tidak bisa dihapus begitu saja sebelum ada program yang baru pengganti UN itu kata Makrus.
Menurutnya,UN itu kan hanya sebagai penentuan akhir untuk menentukan kelulusan siswa siswi saja tetapi yang paling penting sarana prasarana dan tenaga pengajar yang berkwalitas agar hasil lulusan seluruh sekolah yang ada di Indonesia ini punya kwalitas ilmu yang dapat diandalkan paparnya.
Jadi kalaupun misalnya UN dihapus untuk program atau metodenya seperti apa kan belum kita ketahui jelas Makrus.
Menurutnya untuk meningkatkan kualitas lulusan seluruh sekolah itu yang perlu dilakukan pemerintah adalah untuk melakukan tes kompetensi para seluruh guru yang ada di Indonesia ini agar dapat diketahui berapa guru yang telah memenuhi standar dan berapa yang belum tuturnya.
Setelah diketahui kompetensi para seluruh guru itu dalam penempatannya diatur di setiap sekolah tempat mereka mengajar sesuai dengan kepintaran para siswa siswinya. Bagi para guru yang belum memenuhi standar diberikan pendidikan berupa diklat untuk meningkatkan kompetensinya papar H.Makrus.
Kalau pemerintah pusat melakukan ini saya yakin pada akhirnya seluruh guru tenaga pengajar di seluruh Indonesia ini akan menjadi tenaga pengajar yang berkualitas dan otomatis lulusan setiap sekolah akan punya mutu yang dapat diandalkan kata, Kepsek MTs N- 6,Makrus.( Horison P)

