20 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Gara Gara Sampah Kertas Pejabat Kecamatan Ciputat di Duga Pukuli Bawahannya Hingga Babak Belur

2 min read

TANGSEL,Citranewsindonesia.com – pegawai staf di Kantor Kecamatan Ciputat yang berada di Jalan Cendrawasih , Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) bernama Surya Malik Perkasa (27) di duga dipukuli hingga babak belur .

Pemukulan antara atasan dan bawahan itu di sinyalir hanya karna amarah tak berdasar dari atasan.

Surya menuturkan peristiwa pemukulan pada dirinya yang terjadi pada Rabu kemarin 15 Mei 2019 sekira pukul 10.30 WIB. berawal saat dia berada di meja kerja, lalu atasannya, yakni Kepala Seksi (Kasie) Pemerintahan, Adi Irawan, memungut sampah kertas yang berada di salah satu meja ruangan.

“Sehabis memungut sampah itu, dia masuk ke ruangannya. lalu keluar dan menghampiri saya, langsung memukul secara tiba-tiba. Saya sempat kaget saat itu, salah saya apa,” terang Surya, di kediamannya, Kampung Buaran, RT03 RW09, Serua, Ciputat, Tangsel.

Karena merasa ia sebagai bawahan, Surya tidak melakukan perlawanan. Dia justru berulang kali berusaha menanyakan, apa kesalahannya hingga terus dipukuli seperti kesetanan, namun Adi Irawan justru mengucapkan perkataan penuh emosi.

“Dia bilang ke saya, dia tidak menyukai saya dengan perkataan gua gak senang sama lo , Padahal saya nggak pernah ada masalah sama dia, saya heran kenapa bisa emosi begitu. Mungkin karena melihat sampah kertas di atas meja lalu dia yang membersihkan, karena kan biasanya ada sisa bekas fotocopian yang masih berserakan,” terang Surya.

tidak hanya itu usai melampiaskan amarahnya, Adi juga menantang Surya untuk melaporkan kejadian pemukulan tersebut. Karena merasa sungkan, awalnya Surya ragu untuk melapor, namun setelah didesak oleh rekan dan keluarganya, Surya akhirnya melaporkan setelah beberapa jam kejadian tersebut ke Polres Tangsel.

BACA JUGA :   Pawai Taaruf Bersamaan, MTQ Pelajar Digelar 19-20 September 2018

“Siangnya saya langsung lapor ke Polres, dan sudah melakukan visum ” tandasnya.

Akibat pemukulan tersebut, beberapa lebam nampak di wajah Surya , terutama di bagian mata sebelah kiri. Karena masih trauma atas ulah atasannya, dia memilih untuk mengambil ijin tak masuk bekerja seperti biasanya.

“Saya nggak masuk hari ini, karena kondisi mata saya juga masih nyeri,” jelasnya.

Pihak keluarga merasa tidak  terima atas perlakuan oknum pejabat Kecamatan Ciputat tersebut, bahkan puhak keluarga juga sempat emosi dan mengancam akan mendatangi kantor Kecamatan Ciputat. Namun upaya tersebut  berhasil diredam, hingga akhirnya disepakati untuk menunggu proses hukum atas ulah pelaku.

“Kita minta semua bersabar, jangan sampai lepas kontrol. Karna sudah melapor, jadi sebaiknya kita tunggu proses hukumnya saja,” ujar Cecep Iswadi, Lurah Serua  yang ikut menenangkan pihak keluarga.

Saat berusaha dikonfirmasi ke Kantor Kecamatan Ciputat tentang pemukulan tersebut, bahwa Adi Irawan sedang tak masuk kantor dan sejumlah pihak, Sekcam dan pegawai lainnya enggan memberikan komentar atas kejadian ini.
(h3n).

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH