21 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

APP Dukung Program Indonesia Bebas Sampah 2020

2 min read

Tangsel,citranewsindonesia,— Untuk mewujudkan
Indonesia Bebas Sampah di 2020, Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota
Tangerang Selatan bersama Perkumpulan Ahli Lingkungan Indonesia serta Asian
Pulp and Paper (APP) menggelar workshop penanganan sampah. 

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan
Serpong Utara ini dihadiri puluhan peserta perwakilan warga dari kelurahan di
Serpong Utara, dinas dan Forum Kota Sehat (FKS) Kota Tangerang Selatan. 
Workshop yang bertema Program Pengurangan Polusi
Plastik yang Berbasiskan Pelibatan Masyarakat ini menghadirkan narasumber DR.dr
Tri Edhi Budhi Soesilo M.SI selaku Ketua Perkumpulan Ahli Lingkungan Indonesia, DR.ir.
Haruki Agustina M.Sc selaku Kasubid Sampak Spesifik dan Daur Ulang pada
Kementerian Lingkungan Hidup serta Plt Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang
Selatan Mukkodas Syuhada serta Camat Serpong Utara Bani Khosiatullah.
Plt Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan
Mukkodas Syuhada mengatakan, untuk mengatasi masalah sampah di Kota Tangerang
Selatan pihaknya mengoptimalkan 52 unit Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu
(TPST) 3R (Reuse,Reduce,Recycle). Sementara TPA Cipeucang sudah tidak dapat
menampung sampah. 
“Dalam sehari 800 ton sampah terkumpul. Kita
juga sedang mengkaji TPA Cipeucang untuk dijadikan TPSa sebagai tenaga
listrik,” katanya di sela kegiatan pada Rabu (8/2/2017).
Saat ini, kata Mukkodas, limbah dan bau masih
menjadi masalah bagi masyarakat sekitar TPA. Untuk meminimalisir bau dan
limbah, pihaknya setiap Jumat menanam pepohonan yang cepat menyerap air dan
menghilangkan bau. “Ke depannya kita ingin juga TPA Cipeucang diubah
menjadi eko wisata,” ujarnya.
Sementara Ketua Perkumpulan Ahli Lingkugan
Indonesia Tri Edhi Soesilo menuturkan, semangat menuju Indonesia Bebas Sampah
yang bakal dilaunching pada 21 Februari 2017 oleh Presiden Joko Widodo.
Pencanangan tersebut sebagai wujud kebersihan lingkungan di masyarakat dan
pengurangan limbah plastik.    
“Tujuannya agar masyarakat tidak mudah
membuang kantong plastik, ada penghematan dalam penggunaannya dengan digunakan
secara berulang-ulang. Sehingga Indonesia tidak lagi menjadi negara penghasil
sampah plastik,” terangnya.
Ditambahkan Kasubid Sampah Spesifik dan Daur Ulang
pada Kementerian Lingkungan Hidup Haruki Agustina mengatakan, sampah plastik
menjadi penyebab utama penderita kanker pada manusia. Seperti stereofoam untuk
bungkus makanan yang dapat membahayakan bagi tubuh. “Kita terus
mengkampanyekan pengurangan sampah plastik kepada masyarakat.
“Kesadaran masyarakat akan bahaya sampah
plastik terus kami ditumbuhkan. Dengan kegiatan ini kami berharap masyarakat
dapat meminimalisir penggunaan plastik,” terangnya. 
General Affair PT Indah Kiat ulp and Paper
Tangerang Tbk Suhartono Soekamto mengatakan, pihaknya mendukung penuh atas
kegiatan pengurangan sampah plastik di masyarakat. Pada kegiatan ini menjadi
fasilitator penyebaran Indonesia Bebas Sampah 2020 tersebut. “Pastinya
kami mendukung kegiatan pemerintah untuk mengurangi sampah plastik kepada masyarakat,”
tandasnya (Dede Richal)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH