MEDAN || citranewsindonesia.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Polda Sumatera Utara terus memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama dan stabilitas keamanan. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi antara Kapolda Sumatera Utara dengan para pemuka agama yang digelar di Medan, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP dan DPD BIMANTARA dari berbagai daerah. Ketua DPD BIMANTARA Nias Selatan, Saharudin Daya, S.H., turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat toleransi dan menjaga situasi keamanan yang kondusif di Sumatera Utara.
Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan paparan dari tiga narasumber yang membahas pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Hadir sebagai pembicara Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara, Dr. Ir. Mulyono, S.T., M.Si., perwakilan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. Ibnu Sa’dan, M.Pd., serta anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Utara, Prof. Dr. Ibrahim Gultom, M.Pd.
Ketiga narasumber menekankan bahwa tokoh agama memiliki peran strategis dalam memperkuat moderasi beragama, membangun komunikasi lintas umat, serta menjaga keharmonisan masyarakat yang hidup dalam keberagaman.
Ketua DPD BIMANTARA Nias Selatan, Saharudin Daya, S.H., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan yang damai dan saling menghormati.
“Kerukunan tidak cukup hanya dijaga melalui aturan, tetapi juga harus dibangun dengan komunikasi yang baik, saling menghargai, dan sosialisasi yang berkelanjutan kepada masyarakat. Dengan begitu, toleransi di Sumatera Utara akan semakin kuat,” ujar Saharudin.
Sementara itu, Polda Sumatera Utara yang diwakili Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas), Kombes Pol H. Y. Arief Satriyo, S.I.K., menyampaikan materi bertema “Pentingnya Peranan Para Pemuka Agama dalam Menciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif di Wilayah Hukum Polda Sumatera Utara Tahun 2026.”
Dalam pemaparannya, Dirbinmas menegaskan bahwa pemuka agama memiliki posisi penting sebagai mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui pesan-pesan kesejukan, persaudaraan, dan toleransi yang disampaikan kepada umat, diharapkan potensi konflik sosial dapat dicegah sejak dini.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, kepolisian, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga persatuan, memperkokoh moderasi beragama, serta menciptakan situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Sumatera Utara. red

