Tahanan Polsek Tangerang Meninggal Dunia, Polisi Sebut Akibat Komplikasi Penyakit

KOTA TANGERANG || citranewsindonesia.com  – Seorang tahanan di Polsek Tangerang, jajaran Polres Metro Tangerang Kota, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026). Tahanan tersebut diduga wafat akibat komplikasi penyakit saat menjalani masa penahanan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pria berinisial OK (35) itu merupakan tersangka kasus penipuan dan penggelapan. Ia dikabarkan mengalami gangguan kesehatan pada Kamis pagi dan sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan perawatan medis.

“Informasinya meninggal tadi pagi dan sempat dibawa ke RSUD. Untuk kasusnya terkait tipu gelap, jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka di wilayah Jelupang, Tangerang Selatan,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA :  Polres Cilegon Laksanakan Jum’at Berbagi dan Safari Bhakti Kesehatan

Kapolsek Tangerang, Kompol Suyatno, membenarkan kabar tersebut. Ia memastikan pihak kepolisian telah melakukan upaya pertolongan sebelum yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia.

“Benar, tahanan berinisial OK (35) meninggal dunia karena komplikasi penyakit bawaan. Berdasarkan keterangan keluarga, yang bersangkutan memiliki riwayat sakit jantung, asam lambung, dan diabetes,” kata Suyatno saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, saat kondisi kesehatan tersangka menurun, petugas langsung membawanya ke rumah sakit. Namun setelah mendapatkan penanganan medis, dokter menyatakan yang bersangkutan meninggal dunia.

Suyatno menambahkan, OK telah menjalani masa penahanan selama 19 hari di rumah tahanan Polsek Tangerang, yang juga dikenal masyarakat sebagai Polsek Benteng.

BACA JUGA :  Faan Maruhawa : Peduli Covid 19 Hidup Untuk Berbagi

“Kami sudah menahan selama 19 hari. Karena sakit, tersangka meninggal dunia. Secara detail sudah kami sampaikan kepada keluarga, mulai dari pengecekan CCTV, proses penanganan medis hingga pemulasaraan jenazah kami layani sampai selesai,” pungkasnya.

Pihak kepolisian memastikan seluruh prosedur penanganan telah dilakukan sesuai ketentuan serta berkoordinasi dengan keluarga terkait proses selanjutnya.

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *