28 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Menuju Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia 22 November 2022

4 min read

Jakarta | Citranewsindonesia.com – 11 November 2022. Menjelang Malam Anugerah Piala Citra yang akan digelar pada 22 November 2022, Komite Festival Film Indonesia mengumumkan nama-nama juri tahap akhir. Dewan Juri Akhir terbagi dalam Dewan Juri Akhir kategori Film Cerita Panjang. kategori Non Cerita Panjang (film cerita pendek, animasi pendek, dokumenter panjang, dan dokumenter pendek), kategori Pengabdian Seumur Hidup Untuk Film, dan kategori Kritik Film. Dewan Juri Akhir merupakan perwakilan ekosistem perfilman Indonesia dengan beragam latar belakang profesi yang dipilih oleh Komite FFI 2022 berdasarkan masukan dan rekomendasi dari asosiasi-asosiasi profesi perfilman Indonesia.

Dewan Juri Akhir yang berjumlah total 24 orang akan berembuk sesuai kategorinya masing masing untuk menentukan pemenang 23 kategori penghargaan Piala Citra dan penghargaan khusus hingga awal November 2022. Mereka terdiri dari 9 juri Film Cerita Panjang, 3 juri Film Cerita Pendek, 3 juri Film Animasi Pendek. 3 juri Film Dokumenter yang akan menilai Film Dokumenter Pendek dan juga Film Dokumenter Panjang, 3 juri kategori Pengabdian Seumur Hidup Untuk Film, dan 3 juri untuk kategori Kritik Film.

Daftar nominasi telah diumumkan di pelataran Candi Borobudur pada 22 Oktober lalu dan merupakan hasil seleksi dan penjurian yang telah dilakukan oleh 89 anggota Akademi Citra, insan perfilman dari beragam profesi yang telah menerima penghargaan Piala Citra pada FFI sebelumnya, untuk kategori Film Cerita Panjang, 9 orang juri nominasi untuk kategori Film Non Cerita Panjang, dan 3 orang juri nominasi untuk kategori Kritik Film. Dewan Juri Akhir telah bertugas sejak 17 Oktober hingga 11 November 2022 untuk menentukan satu pemenang dari seluruh nominasi.

Dewan Juri Akhir untuk film cerita panjang terdiri dari Budi Irawanto, Christine Hakim, Dolorosa Sinaga, Edwin Nazir, Iswadi Pratama, Nur Hidayat, Prima Rusdi, Thoersi Argeswara, dan Yosep Anggi Noen. Untuk juri Film Cerita Pendek terdiri dari Edo Wulia, Lulu Ratna, dan Mandy Marahimin. Juri Film Animasi terdiri dari Bony Wirasmono, Chandra S. Endroputro, dan Kemal Hasan. Juri Film Dokumenter terdiri dari Erlan Basri, Fanny Chotimah, dan IGP Wiranegara. Juri Kritik Film terdiri dari Adrian Jonathan Pasaribu, Kukuh Karnanta Yudha, dan Mundi Rahayu. Juri Pengabdian Seumur Hidup Untuk Film adalah Budiyati Abiyoga, Jajang C. Noer, dan Widyawati.

BACA JUGA :   Gemapir Dukung Troy E. Pomaligo duduk di Menpora

Garin Nugroho, Komite Bidang Penjurian FFI 2021-2023, menilai, “Penjurian FFI 2022 ini menarik karena pilihan nominasi yang dihasilkan dari pemungutan suara Akademi Citra begitu

beragam, baik dari segi genre maupun kualitasnya. Dan catatan tersendiri pada proses Penjuran Tahap Akhir, Dewan Juri melakukan pilihannya secara demokratis dengan saling berbagi pengetahuan dan pandangan sesuai latar belakang masing-masing yang memperkaya proses diskusi penjurian membaca peta film Indonesia.”

Pelaksanaan kegiatan penjurian tahap akhir mendapat dukungan dari Cinema XXI. Selama sembilan hari, para Dewan Juri Akhir kategori Film Cerita Panjang menonton semua film nominasi di salah satu studio di Kemang Village XXI, Jakarta. Selain itu, Cinema XXI juga memberikan fasilitas lounge untuk para juri berdiskusi mengenai hasil penjurian.

Dewinta Hutagaol, Head of Corporate Communications and Brand Management Cinema XXI mengatakan, “Kami bangga dapat kembali berpartisipasi di ajang Festival Film Indonesia 2022 untuk turut serta mengapresiasi para insan perfilman tanah air. Kami berharap melalui beragam apresiasi yang diberikan, industri film Indonesia akan semakin berkembang dan seluruh hasil karyanya pun semakin dinikmati dan dicintai oleh masyarakat Indonesia”

la juga menambahkan, “Sebagai bagian dari ekosistem perfilman Indonesia, Cinema XXI

senantiasa menghadirkan pengalaman menonton terbaik dengan harga terjangkau bagi

masyarakat Indonesia. Hingga akhir September 2022, Cinema XXI telah menghadirkan 1.213

layar di 225 lokasi bioskop yang tersebar di 70 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.”

Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, menyampaikan harapannya untuk Malam Anugerah FFI 2022 yang sebentar lagi akan digelar, “Film Indonesia memang sudah mulai menemukan jati dirinya dan beberapa karya anak bangsa pun berhasil mendapat simpati masyarakat bahkan mendapat apresiasi tinggi hingga ke luar negeri, semoga dengan begitu pada akhirnya Film Indonesia akan semakin sejajar dengan film Internasional.” Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia akan diadakan pada 22 November 2022 dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Festival Film Indonesia, Budaya Saya, dan Kemendikbudristek RI.

BACA JUGA :   Praktisi Finsen Mendrofa : Negara Belum Melindungi Pelaut

DEWAN JURI AKHIR FESTIVAL FILM INDONESIA 2022

Dewan Juri Akhir merupakan perwakilan ekosistem perfilman Indonesia dengan beragam latar belakang profesi yang dipilih oleh Komite FFI 2022 berdasarkan masukan dan rekomendasi dari asosiasi.

KATEGORI FILM CERITA PANJANG

Budi Irawanto
Pengkaji & Pengajar Film

Christine Hakim
Pemeran & Produser

Dolorosa Sinaga
Seniman Perupa

Edwin Nazir
Produser

Iswadi Pratama
Seniman Sastra & Teater

Nur Hidayat
Sinematografer

Prima Rusdi
Penulis Skenario

Thoersi Argeswara
Penata Musik

Yosep Anggi Noen
Sutradara & Penulis Skenario

KATEGORI FILM NON CERITA PANJANG
Film Cerita Pendek

Edo Wulia Direktur Festival Film Pendek/Direktur Festival Minikino

Lulu Ratna
Peneliti & Pengajar festival film

Mandy Marahimin Produser Film

Film Animasi

Bony Wirasmono
Direktur Kreatif & Sutradara

Chandra S. Endroputrol
Produser & Sutradara Film Animasi

Kemal Hasan
Direktur UMN Picture & Dosen

Film Dokumenter

Erlan Basri
Dosen FFTV IKJ & Dokumenteris

Fanny Chotimah
Produser & Sutradara

IGP Wiranegara
Dosen & Sutradara

KATEGORI PENGABDIAN SEUMUR HIDUP UNTUK FILM

Budiyati Abiyoga
Produser & Penulis Skenario

Jajang C. Noer
Pemeran

Widyawati
Pemeran

KATEGORI KRITIK FILM

Adrian Jonathan Pasaribu
Penulis dan Peneliti Cinema Poetica

Kukuh Karnanta Yudha
Dosen Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga

Mundi Rahayu
Dosen Cultural Studies UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

(Riske)

Facebook Comments
Subscribe for notification