29 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

TongKu Furniture Usaha Inovasi Anak Muda Kreatif Tangsel

2 min read

Tangsel,Citranewsindonesia- Syahrul salah satu tokoh anak muda Tangerang Selatan, warga Rt.015/004, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan dan bapak dari dua anak pasangan Nursiah yang lahir tahun 1981 ini, adalah alumnus STM Sasmita Pamulang tahun 2000. Mantan karyawan perusahaan swasta ini memutuskan untuk beralih profesi menjadi wirausahawan yang mandiri pada tahun 2014, dengan memanfaatkan barang-barang limbah industri berupa Tong bekas.

Ditemui dirumahnya pada Senin (16/10/2017) pagi, dikawasan Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Syahrul yang juga ketua KNPI Kecamatan Setu ini dengan sangat ramah menerima kunjungan reporter Citranews dibengkel produksi yang juga menjadi rumah tinggalnya tersebut.

Menurut Syahrul, usaha furniture yang berasal dari Tong bekas ini sudah dirintisnya sejak dua tahun lalu ini karena dirinya ingin menjawab dan merespon positif anjuran dan himbauan dari ibu walikota Tangsel Airin Rachmy Diani agar masyarakat khususnya pelaku usaha di Tangerang Selatan untuk terus melakukan kreatifitas dan inovasi dalam mengembangkan bisnis usahanya dalam menghadapi kompetisi bisnis dan usaha domestik dan global saat ini yang sangat ketat.

BACA JUGA :   MANTAPKAN PROGRAM KERJA, KOMISI IV DPRD TANGSEL LAKUKAN EVALUASI KINERJA OPD

“Alhamdulillah memasuki usia satu tahun sembilan bulan, usaha daur ulang Tong bekas ini telah saya lewati dengan baik, dengan kemandirian sendiri yang saya lakukan dalam mengembangkan usaha alternatif Tong bekas ini menjadi furniture. Akan tetapi dalam kesempatan ini juga saya ingin meminta kepada Disperindag Tangsel dan Dinas Koperasi dan UKM Tangsel untuk dapat membantu dan memperhatikan serta membina usaha kami ini dengan baik,” harapnya.

Masih menurut Syahrul, dirinya juga kaget setelah membaca berita pada media Citranews tentang adanya kegiatan pertemuan pada hari Kamis tanggal 12 Oktober 2017 di hotel Mercury BSD Tangsel kemarin, antara pelaku usaha IKM Tansel dengan pengusaha -pengusaha Irak yang di fasilitasi oleh pihak Disperindag Tangsel yang berminat untuk menjajaki dan membeli produk-produk barang hasil produksi pengusaha dan IKM Tangerang Selatan. Dan dirinya tidak mendapat undangan dari Disperindag Tangsel untuk berkesempatan mengikuti kegiatan yang sangat bagus tersebut.

BACA JUGA :   DIDUGA DIKLAIM PIHAK PENGEMBANG SWASTA, LAHAN SETU ROMPONG ADALAH ASET MILIK PEMERINTAH PUSAT

“Kami ingin mendapat pembinaan yang baik dari Disperindag, agar kami dapat meningkatkan kualitas barang yang kami buat, juga kami mengharapkan bantuan tambabahan permodalan yang mudah serta bantuan pembinaan pola pemasaran barang produksi kami. Saat ini kami menjualnya mulai dari harga 500 ribu hingga 2.700.000/sett. Dan juga kami minta bantuan dari Disperindag bagaimana kami dapat membuat legalitas bendera usaha kami serta hak paten usaha kami ini yang berlabel TongKu,” pungkasnya.

(BTL)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification