28 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Pembukaan Simulasi Penanggulanan Episenter Pandemi Influenza

2 min read

TANGSEL,Citranewsindonesia– Selasa, 19 September 2017 Gedung Graha Widyawati, Puspitek. Setu Tangerang Selatan digelar Pembukaan Simulasi Penanggulanan Episenter Pandemi Influenza.

“Kota Tangerang Selatan menjadi tuan rumah titik kegiatan Simulasi Penanggulangan Episenter Pandemi Influenza.”

Setu, 19 September 2019. Sebuah latihan simulasi diselenggarakan untuk menguji kesiap siagaan Indonesia dalam menanggulangi pandemi flu burung. Latihan ini diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI di Puspitek Tangerang selatan tanggal 19-20 September 2017.

Selaku tuan rumah, dalam sambutannya, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rahmy diany, menggaris bawahi pentingnya upaya menghadapi Pandemi influenza, sehingga simulasi ini bisa menurunkan faktor resiko dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat dengan melibatkan unsur pendukung lainnya. Airin mengatakan “tahun 2005 dan 2008 ditemukan virus flu burung di wilayah Kabupaten Tangerang, oleh karena itu simulasi sebagai alat pendeteksi kewaspadaan awal”. Apresiasi juga disampaikan dihadapan Ibu Menteri Kesehatan RI dimana titik kegiatan ini terkonsentrasi di wilayah Tangerang Selatan.

BACA JUGA :   Tangerang Selatan Masuk Verifikasi Kota Sehat Tingkat Nasional

Simulasi ini adalah simulasi pertama di bidang kesehatan yang mengadaptasi kerangka kesiap siagaan dan penaggulangan simulasi dengan penanggulangan bencana yang diterapkan secara nasional, serta simulasi ketiga yang dilaksanakan Indonesia bagi kesiap siagaan penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat secara efektif.

Sejumlah hampir 100 unit yang merupakan bagian dari Kementerian dan lembaga pemerintah, mitra dan kelompok masyarakat di tingkat nasional, propinsi dan kabupaten/kota, serta anggota masyarakat, berpartisipasi dalam simulasi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan dukungan teknis dan logistik, bekerjasama dengan mitra internasional seperti Department of foreign Affairs and Trade of Australia, United States Agency for International Development, dan United States Centers for Disease Control and Prevention.

BACA JUGA :   Ustadz Ahmad Firdaus : Darurat Covid 19 Mari Bantu Mereka Duafa Dan Fakir Miskin

Simulasi tak hanya akan menguji kemampuan negara tetapi juga mengidentifikasi kesenjangan sehingga dapat ditentukan langkah perbaikan dan peningkatan kesiap siagaan terhadap resiko dan upaya tanggap darurat terhadap kedaruratan kesehatan masyarakat yang menimbulkan dampak nasional maupun internasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan serangkaian acara, Press Conference dan Peninjauan simulasi dari seluruh aspek kesiap siagaan oleh Ibu Menteri Kesehatan RI, didampingi Wakil Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Selatan serta Dirjen P2P dari Kementerian Kesehatan RI. (syh)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification