29 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Pencuri Sandal di Masjid Agung Al Amjad Tertangkap

2 min read
Tangerang,CitranewsIndonesia,— Para pencuri sandal yang berkeliaran di masjid
agung Al Amjad yang berada di komplek pemda Tigaraksa pada hari jumat tanggal 6
januari tertangkap tangan oleh salah seorang warga yang kebetulan sudah selesai
sholat jumat dan hendak keluar dari masjid. 
Acim salah seorang
penjaga masjid yg di tugaskan sebagai mekanik pada saat hendak keluar dari
masjid melihat ada anak laki-laki masih abg menenteng beberapa sandal yang
masih bagus sedangkan anak itu sendiri memakai sandal, akhirnya di tanya itu
hendak di bawa kemana namun belum sempat di jawab warga sudah berkumpul dan
hendak memukuli anak tersebut warga geram karena sudah sering sandal warga
hilang ketika mereka sholat jumat.
Beruntung emosi
warga masih dapat di redam sehingga tidak ada korban serius, akan tetapi ketika
geng pencuri sandal yang berjumlah 4 orang tersebut di introgasi oleh warga
mereka tinggal dimana jawaban mereka sangat mengejutkan. 
Menurut penjaga
masjid yang laen mengatakan” kami sudah capek dengan ulah mereka seyiap
jumat ada saja yang kehilangan sandal, makanya sekarang kami pasang cctv untuk
pengamanan dan ternyata mereka ini masih sekolah di salah satu SMP Negeri dan
MTS Swasta di wilayah Tigaraksa ini” Terang penjaga yang biasa di panggil
babeh Kepada Reporter Citranewsindonesia.com, Jumat (6/01/2017)
“Dan ternyata
perbuatan anak geng ini ada otak pelaku utamanya menurut anak geng tersebut
bernama guntur dan tinggalnya di sekitar perumahan puri. Anak anak yang
tertangkap tersebut masing masing berinisial AP, ER, Rnd,dan RNG yang merupakan warga Perum Mustika,”
Ketika orang tua
dari anak geng tersebut mereka sedang tidak ada di rumah dan posisi mereka jauh
dari kejadian sehingga tidak ada satupun dari orang tua mereka yang datang menjemput
anaknya namun mengingat usia mereka yang masih anak-anak sehingga mereka di
lepas lagi dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan mereka. 
Akan tetapi otak
pelaku atau penadah barang tersebut yang di sebut bernama guntur hingga saat
ini belum dapat di temukan. (Rin)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification