29 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Jane Kandou : Jadilah Wanita Yang Tak Pernah Melupakan Kodratnya

2 min read
Tangsel,Citranewsindonesia–Dalam rangka peringatan dan moment natal pada tahun 2016, Jane Kandou ketua pemberdayaan wanita DPW Persekutuan gereja gereja dan lembaga lembaga Injili Indonesia (PGLII) provinsi Banten,menginginkan agar wanita Kristiani yang ada dilingkungan Persekutuan gereja gereja dan lembaga lembaga Injili Indonesia (PGLII) dapat berbuat sesuatu hal yang baik dan positif serta berdampak (memberi manfaat) bagi banyak orang. 
Lebih jauh Jane Kandou mengingatkan bahwa pada dasarnya wanita diciptakan oleh Tuhan sesuai kodratnya adalah sebagai pendamping suami.Hal tersebut disampaikannya kepada reporter Citranewsindonesia.com saat acara Retret persekutuan wanita yang tergabung dalam DPW PGLII Banten,Jum’at (23/12/2016) di Hotel Myrllin Serpong,Tangerang Selatan.

Menurutnya acara retret wanita PGLII ini adalah acara rutin yang dilakukan tiap tahun dan sudah empat tahun berjalan.Dan khusus acara retret tahun 2016 ini,juga dilakukan kegiatan Gathering bersama-sama sembari para wanita anggota PGLII tersebut mendapatkan pengajaran, bagaimana mereka melayani suami dan banyak orang yang dapat berdampak luas bagi masyarakat banyak.

“Wanita boleh menjadi apa saja dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara,akan tetapi ketika dalam lingkungan keluarga fungsi dan kodratnya wanita adalah tetap sebagai pelengkap dan pendamping sang suami.Apapun pekerjaan dan profesinya,suami adalah imam,raja dan Nabi dalam keluarga yang harus dihormati oleh seorang istri,” tandasnya.

Jane Kandou juga mengingatkan kepada para wanita untuk dapat memberi contoh dan teladan bagi orang lain.Sebagai contoh Jane Kandou memberi ilustrasi bagaimana Kota Tangsel yang merupakan kota yang maju,modern dan ramai oleh berbagai macam hiruk pikuk kehidupan masyarakat ini,dipimpin oleh seorang wanita yang bernama ibu Airin Rachmi Diany.

“Kita lihat walaupun ibu Airin adalah seorang walikota,tetapi dia tidak pernah melupakan kodratnya sebagai seorang wanita yang membantu suaminya mengurus keluarganya dan juga melayani banyak masyarakat di kota Tangsel yang dipimpinnya.Itulah contoh wanita Indonesia yang baik,yang tidak melupakan kodratnya membantu laki-laki dalam hal ini membantu suami dalam keluarga,” pungkasnya.(BTL)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH