29 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Chaerudin : Dari Cendana Mengabdi Ke Tangsel

2 min read
Tangsel,Citranewsindonesia– Sejak kecil hingga tamat SMA sudah terbiasa bekerja keras, bahkan saat kuliah pun dirinya sudah bekerja. kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
inipun lebih memilih sebagai pekerja profesional dan tenaga ahli
dibandingkan terjun ke dunia politik.
Dialah Chaerudin,pria kelahiran Jakarta (55 tahun) yang saat ini menjadi
kepala kantor Perpustakaan Kota Tangerang Selatan.Dirinya memilih
menjadi pekerja profesional dari pada terjun mengikuti jejak rekan-rekan seangkatannya kedunia politik.

Seniornya Pak Suhardiman mantan Ketua umum organisasi masyarakat (ormas) Soksi pernah berpesan kepadanya untuk segera meninggalkan pekerjaannya sebagai pegawai negeri sipil.Menurut beliau tahun depan pasca reformasi 98 yang cerah untuk berkarier adalah terjun ke dunia politik.

Lebih lanjut Chaerudin menginformasikan bahwa setamat SMA segala macam pekerjaan sudah pernah saya coba, dari menjadi seorang satpam sampai bekerja di kantoran,lalu bekerja sambil kuliah. Menurutnya terasa benar komunikasi antar alumni yang akrab dan kental.

Hal tersebut disampaikan Chaerudin kepada reporter Citranewsindonesia.com saat dijumpai dalam sebuah acara evaluasi dan silahturrahmi dilingkungan pegawai kantor perpustakaan Kota Tangerang Selatan pada  Kamis (22/12/2016)  dibilangan Buaran,Serpong.

BACA JUGA :   POLRES TANGERANG SELATAN GELAR APEL BERSAMA SERTA MEMBAGIKAN HELM KEPADA BHABINKAMTIBMAS

Pengalaman terbaik adalah saat menjadi staf protokol Cendana,bahkan saat Pak Harto hendak bertemu tamu negara,Chaerudin yang menjadi salah satu konseptor teks pidatonya. Bahkan saat Pak Harto kerap mengundang wartawan ke Cendana maupun istana
negara,sebagai protokol Cendana Chaerudin segera menyiapkannya dan
uniknya Pak Harto selalu hapal jika ada wartawan baru dan pasti selalu
beliau tanyakan.

“Kamu wartawan baru ya,tanya pak Harto,” tutur Chaerudin menirukan pertanyaan presiden kedua Republik Indonesia.

Tandas Chaerudin,mengingat kenangan saat masih aktif dan mengabdi pada keluarga Cendana.Kini dirinya
dipercaya oleh walikota Tangsel Airin Rachmi Diany sebagai kepala kantor
perpustakaan kota Tangsel sejak tahun 2011.

“Saya tidak ahli dipolitik seperti Ibu wali,ya saya memilih sebagai
pekerja profesional saja membantu ibu walikota Airin dan dipercaya sama
memimpin lembaga yang bertugas mencerdaskan anak bangsa melalui gemar
membaca yaitu kepala perpustakaan Tangerang Selatan,” terangnya.

BACA JUGA :   Dukung Smart City, DPU Tangsel Buat Aplikasi Smart PPID

Lebih jauh Chaerudin menjelaskan bahwa tupoksinya selaku kepala kantor
perpustakaan adalah mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, mengacu kepada UU No.43 Tahun 2007, terutama sekali mendorong minat baca
buku dikalangan warga masyarakat kota Tangsel untuk lebih di
tingkatkan,sebab melalui buku banyak melahirkan orang-orang
hebat.Tangsel sudah sangat maju dan modern, seperti visi dari
walikota.Tugas saya adalah meningkatkan sumber daya manusia berkualitas
dan Alhamdulillah selama 5 tahun menjadi kepala kantor perpustakaan
sudah berhasil mendapatkan penghargaan MDG’S inovasi pendidikan.

“Hasil riset dinegara maju itu berhasil karena mampu mengusung program human is capital, sebab kualitas manusia itu bisa diwujudkan melalui buku. Sementara program TBM (Taman Bacaan Masyarakat) bagi Tangsel sudah 60% terpenuhi untuk 200 sekolah yang ada, dan kedepannya TBM akan diadakan ditaman-taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tersedia di Kota Tangsel,” pungkasnya.(BTL)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification