28 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Memberi Pelayanan Terbaik BJB Buka Cabang Hingga Setiap Kelurahan

2 min read
Citranewsindonesia — Tangerang Selatan-Dalam sebuah acara
sosialisasi perpajakan yang digelar oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan
Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangerang Selatan di RM.Telaga
Seafood BSD city pada Selasa (15/11/2016) siang,bank BJB selaku
instrumen keuangan penerima setoran pajak daerah, menerima beberapa
keluhan pelayanan yang masih kurang maksimal dari para nasabah dan wajib
pajak pelaku usaha di Tangerang Selatan.

Hal tersebut terungkap saat sesi tanya jawab antara peserta sosialisasi
perpajakan (pelaku usaha) di Tangsel yang diikuti oleh 150 orang.
 
Para
wajib pajak mengeluhkan seringnya pelayanan bank BJB mengalami off line
pada saat mereka akan melakukan kewajiban pembayaran pajak usaha mereka.

Menanggapi keluhan tersebut,Nurfiyanti Kusuma selaku pimpinan kantor kas
bank BJB cabang DPPKAD kota Tangerang Selatan saat dikonfirmasi usai
acara oleh reporter Citranewsindonesia dengan senyumnya yang ramah
dan khas mengatakan bahwa managemen bank BJB menyadari bahwa, bank BJB
selaku bank penerima setoran para wajib pajak akan terus meningkatkan
pelayanan yang baik,prima dan memuaskan kepada para nasabahnya.

“Kami terus melakukan perbaikan pelayanan kepada para nasabah,hal
tersebut telah kami buktikan dengan kemudahan pelayanan pajak via
ATM,lewat e-chanel kita dan juga lewat e-banking bank BJB,” tandasnya.

Lebih lanjut Nurfiyanti Kusuma menambahkan bahwa,sebagai bentuk nyata
ingin memudahkan pelayanan kepada nasabahnya,bank BJB juga sudah
memperluas kerjasamanya dengan pemerintah kota Tangerang Selatan melalui
penerimaan pembayaran pajak PBB (pajak bumi dan bangunan) disemua
kelurahan-kelurahan di kota Tangsel.

“Dan melalui media ini seperti tadi juga sudah saya sampaikan dihadapan
para wajib pajak,saya ingin menginformasikan bahwa kami bank BJB telah
berusaha untuk meminimalisir gangguan off line dari tahun 2014. 

 
Dan kami
juga menghimbau dan menyarankan kepada para nasabah wajib pajak yang
terhormat,untuk mengusahakan jangan melakukan transaksi pembayaran
pajaknya menjelang deadline waktu pembayaran berakhir. 
 
“Itu semua berguna
untuk menghindari kemungkinan gangguan teknis yang mungkin terjadi
akibat banyaknya transaksi para wajib pajak dalam satu hari dan juga
kerugian yang dapat ditimbulkan oleh keterlambatan pembayaran pajak itu
sendiri,’ pungkasnya. (BTL)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH