28 Mei 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Akibat Asap Dan Debu PLTU Mengancam Kesehatan Warga

3 min read
Cilacap,CitraNewsIndonesia– Puluhan warga Desa Karangkandri Kec. Kesugihan cemaskan
asap  tebal dengan warna putih kadang
juga warna hitam tebal yang sering menguap dari cerobong Pembangkit Listrik Tenaga
Uap (PLTU). 
 
Pasalnya asap yang membumbung di atas langit bisa menyebabkan
polusi udara (oksigen). Selain asap, debu dari batubara yang dibawa angin di lingkungan
warga sekitar bisa menjadi ancaman bagi kelestarian lingkungan dan juga kesehatan
manusia.
Hal
ini media mencoba mencari informasi dari warga yang dimungkinkan mengalami
dampak polusi dari asap atau debu PLTU, setibanya media disekitar lokasi PLTU
yang penduduknya termasuk kategori padat, ternyata ada warga terkena imbas polusi
debu batubara dari PLTU. 
 
Dirinya meminta agar namanya jangan disebut dalam
pemberitaan ia mengungkapkan, sebelum PLTU ada secara fisik sehat-sehat
sekarang adanya PLTU saya kena penyakit kulit badan pada bintik-bintik merah,
kalau lagi panas dan keringatan rasanya gatal perih saya sudah beli obat gatal
dan obat gosok pakai betadin tapi tidak mempan sambil menunjukkan tangan kepada
media yang penuh dengan bintik-bintik, dampak dari debu PLTU lantai rumah kami
cepat kotor penuh dengan debu warna hitam.
Bukan
hanya saya mas istri saya mengalami hal yang sama, sesungguhnya tidak hanya
keluarga saya kena imbas polusi PLTU, ada beberapa warga lainnya mengalami hal
serupa hanya saja mereka lebih memilih diam memang sih ada pengobatan medis
yang disediakan PLTU tapi bukan dokter spesialis biasanya yang datang dari
puskesmas terdekat sini, kata nara sumber.
Hal
ini beberapa awak media mendatangi Direktur PLTU Karangkandri untuk korfirmasi terkait
penyebab munculnya asap warna hitam yang keluar dari cerobong PLTU sebagai mana
yang diunggah masyarakat Cilacap di Facebook sekitar pertengahan bulan Desember,
selain diunggah di Facebook, media juga sempat memotret asap warna abu-abu
gelap keluar dari cerobong pada tanggal 29 Desember 2015 pagi hari pukul 09:30
WIB. 
 
Namun awak media tidak memperoleh keterangan secara rinci terkait penyebab
munculnya asap warna gelap dari cerobong PLTU, saat itu media hanya bertemu
dengan Jamjam salaku humas PLTU Karangkandri ia menyampaikan kepada media bahwa
dirinya tidak bisa memberi keterangan terkait apa yang media konfirmasi,
dirinya takut salah memberi keterangan hanya menginstruksikan pada media agar
menunggu Direktur PLTU  kembali ke
Indonesia sekarang sedang Umroh, Jamjam menyampaikan hal ini kepada media di
ruang kerjanya.
    
Hero
S. Wibisono LSM Cilacap mengatakan pada media ini, saya bisa percaya mas kalau
ada masyarakat yang kena penyakit kulit (gatal-gatal) yang diduga akibat polusi
PLTU, sebab dalam proses produksi listrik dari PLTU terdapat proses pembakaran
batubara. Seperti halnya bahan bakar fosil lainnya, dalam proses pembakaran
batubara selain dihasilkan pelepasan energi berupa panas juga dihasilkan abu
dan asap dan ini sangat dimungkinkan berbahaya bagi manusia. 
 
“Debu dan asap ini
merupakan polutan yang dihasilkan dari PLTU batubara. Misalnya polutan utama
yang dihasilkan oleh PLTU batubara, SOx merupakan emisi gas buang yang dikenal
sebagai sumber berbagai penyakit seperti gangguan  paru-paru, pernafasan
dan termasuk penyakit kulit.
“Bila
melakukan penelitian bisa  30%  sampai 50% dimungkinkan masyarakat yang
tinggal disekitar PLTU Cilacap mengidap penyakit-penyakit yang terkait dengan
pernafasan mereka, mulai dari ISPA, sampai ke radang paru-paru akibat terpapar
debu batubara. 
Yang lebih menyedihkan adalah, anak balita yang tinggal
disekitar PLTU, sangat dimungkinkan mengalami keterlambatan tumbuh-kembang dan
mengalami berbagai penyakit yang disebabkan oleh kualitas udara yang sangat
buruk di lingkungan mereka. Itu semua akibat tetangga mereka PLTU Cilacap ”Asap
dari hasil 
pembakaran batubara biasanya keluar dari cerobong PLTU warna putih
dan hitam dimungkinkan penyebab utama proses pembakar yang tidak maksimal, kita
harapkan pemilik industri seperti PLTU mestinya menjaga asap dari cerobong dan
debu batubara agar tidak terbang di lingkungan penduduk terdekat sebab dalam
proses produksi listrik dari PLTU terdapat proses pembakaran batubara” kata
Hero kepada media di ruang tunggu DPRD Cilacap (13/01/2016).
Yos.
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH