28 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Kampung UKM Digital Hadir di Kelurahan Keranggan

3 min read
TANGSEL,CitranewsIndonesia– Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany meresmikan
Koperasi Cipta Boga yang terletak di Kelurahan Keranggan Kecamatan Setu.
Lokasi bagi Usaha Kecil Menengah ini disulap menjadi wadah koperasi
yang memanfaatkan kemajuan teknologi menuju era digital hasil kerjasama
dengan PT Telkom Indonesia Tbk.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Warman
Syanudin mengatakan, wilayah Keranggan telah didaulat menjadi Kampung
UKM digital. Melalui sistem canggih dari kelengkapan sarana dan
prasarana yang ada dapat dijadikan sebagai media promosi. Para pelaku
Usaha Mikro Kecil Menengah yang ada di Kota Tangerang Selatan
mempromosikan produk-produknya.

“Koperasi ini kan membina ratusan pelaku
UKM di Keranggan dan Setu. Hasil olahan dari anggotanya, seperti
berbagai macam keripik dan juga kerajinan tangan, akan langsung
dipasarkan di galeri ini,” ujar Warman di Kelurahan Keranggan, Setu,
Senin, 08 Juni 2015.
Menurutnya, untuk pengelolaan Kampung
UKM Digital, Pemerintah Daerah memberikan kewenangan sepenuhnya kepada
para pelaku usaha untuk mengelola Koperasi Cipta Boga.
Selain di Keranggan, minimarket atau
galeri serupa juga ada di tujuh kecamatan lainnya. Seperti yang sudah
berjalan itu berada di Pamulang, dikelola langsung koperasi dari
kalangan wanita di Kota Tangerang Selatan. Kemudian ada pula di Serpong,
Ciputat, Ciputat Timur, dan menyusul akan buka di Serpong Utara dan
Pondok Aren.
“Semuanya yang mengelola koperasi
setempat, untuk memasarkan berbagai produk UKM yang dibinanya. Kami
menargetkan minimal ditiap kecamatan hadir galeri UKM seperti ini,”
tutur Warman.
Di tempat yang sama, Walikota Airin
menjelaskan, menjelang era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sebanyak
tujuh minimarket untuk produk Usaha Kecil Menengah (UKM) bakal dibangun
di Kota Tangerang Selatan. Selain itu, pada 2016 mendatang juga dibangun
supermarket atau galeri UKM dengan luas lima lantai. Lokasinya terletak
di dekat lampu merah Sinar Mas Academy, kawasan BSD City, Kecamatan
Serpong.
“Sebenarnya akan dianggarkan di 2015,
tapi karena ada satu lain hal, kami mengundurnya ke 2016. Saya sudah
niatkan, pokoknya harus jadi di 2016 pusat galeri UKM dibangun,” ujar
Walikota Airin.
Nantinya galeri dengan anggaran miliaran
rupiah itu akan dirogoh dari kantong APBD murni 2016, dengan konsep
bangunan lima lantai. Seluruh hasil produl UKM dan IKM yang ada di
wilayahnya akan terpusat di galeri tersebut.
Diberitakan WEB TANGSEL sebelumnya,
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengembangkan dan menetapkan wilayah
ekonomi kreatif di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu sebagai Kampung
Pariwisata Industri. Pembentukan lokasi itu diharapkan dapat menjadi
salah satu wilayah pilihan destinasi pariwisata bagi para wisatawan.
Wakil Walikota Benyamin Davnie,
mengatakan alasan pemilihan titik lokasi di Keranggan karena masih
tergolong asri. Apalagi di wilayah tersebut telah terdapat banyak sentra
industri rumah tangga berupa aneka panganan dan kerajinan tangan khas
Kota Tangerang Selatan.
“Pemilihan kampung ini juga sudah
dicermati sejak lama dengan melihat pelbagai aspek. Yakni tak hanya
daerah asri, tetapi juga banyak industri rumahan berkembang di
Keranggan,” katanya, Jum’at, 17 Januari 2015.
Beragam jenis panganan yang mampu
menggugah selera telah dibuat oleh warga sekitar diantaranya, kacang
sangria, dodol, rengginang, rempeyek, kripik pisang serta singkong dan
lain-lain. Sedangkan kerajinan tangan berupa handycraft, keset, kaos
sablon dan masih banyak lagi.
Wakil Walikota Benyamin menjelaskan,
pemerintah daerah melihat di Keranggan masih terdapat banyak lahan
kosong. Potensi tersebut tentunya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan
ekonomi kerakyatan kreatif. Bila dimanfaatkan oleh warga peluang ini
diyakini mampu meningkatkan taraf ekonomi rumah tangga.

Masih banyaknya lahan kosong bisa
menjadi objek wisata yang menjanjikan. Ia mewanti-wanti agar Satuan
Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait bisa memelihara dan mempromosikan
Keranggan agar menjadi pusat industri rumahan yang dikenal. Caranya
dengan pengembangan ekonomi kreatif dan menggerakkan industri kecil
menengah (Humas)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification