30 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Seorang Bayi Kena Air Panas, Hampir Seluruh Badannya Melepuh

2 min read
Tangerang,Citraindonesianews
– Anak adalah merupakan tanggung jawab penuh setiap orang tua, termasuk
dalam melakukan pengawasan terhadap anak. Karena tanpa demikian, maka
sangat mungkin terjadi hal-hal yang beresiko.
Seperti
halnya yang terjadi kepada Siska (Bayi 13 bulan), yang hampir seluruh
badan dan tangannya melepuh akibat kena air panas mendidih. Hal itu
terjadi saat Siska digendong oleh Abangnya, Adit (6), dan dibawa
menghampiri ibunya yang sedang memasak di dapur.
 
“Saya lagi
masak, tiba-tiba dia nangis, lalu dia digendong sama abangnya, mendekati
saya”, kata Amnah (32), ibu dari bayi tersebut, saat ditemui dirumahnya
(2/3), di Desa Rawa Rengas, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.
 
“Karena
tidak tenang, Si Abang menaruh dia di bawah (lantai), lalu dia berusaha
berdiri dan menyenggol tempat air yang lagi mendidih, dan airnya tumpah
mengenai badan dan tangannya”, tambahnya.
Untuk
mendapatkan perawatan dan pengobatan medis, Ibu dari tiga anak ini,
merujuk bayinya itu ke beberapa Rumah Sakit Swasta, bahkan Umum. Namun,
tidak satupun pihak RS yang menerimanya, dengan alasan tertentu.
 
“Saya
sudah dirujuk ke beberapa RS di Tangerang, sudah lima RS saya datangi, tetapi mereka
tidak menerima karena alasan banyak luka di badan bayi saat itu”,
jelasnya.
 
“Akhirnya saya hanya olesin obat saleb”, tambahnya.
Meskipun hal itu terjadi pada empat bulan yang lalu, namun sampai saat ini kondisi bayi tersebut sangat memprihatinkan.
“Saya
masih bersyukur karena air panas itu tidak mengenai mata dan alat
vitalnya”, tutupnya, sambil meneteskan air mata sebagai tanda kekecewaan Karena rumah sakit di Tangerang tidak ada yang peduli penderitaan kami orang kecil dan tidak ada siska yang lain menjadi korban karena rumah sakit tidak mau menangani (sr.hlw).
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification