28 November 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Aceh Utara Di Landa Banjir Parah

2 min read
Aceh Utara,CitraIndonesianews–
Menjelang akhir tahun 2014
provinsi Aceh di guyur hujan lebat yang meliputi 6 Kabupaten. Salah satunya  wilayah banjir yang parah pada tahun ini
adalah kabupaten Aceh Utara memasuki kawasan timur Acut kecamatan Langkahan
hingga ujung barat kecamatan Muara Batu kabupaten setempat Selasa (23/12).

Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ini dan luapan
sungai hingga jebolnya tanggul dari sungai Langkahan dan Keutoe Kecamatan
Lhoksukon mulai dari Senin kemarin puluhan rumah dan seratusan hektar areal
persawahan masyarakat terendam banjir.

Informasi yang di himpun Citra Indonesia, beberapa titik
rawan banjir Kabupaten Aceh utara yaitu Cot Girek, Matangkuli dan Sawang.
Bahkan banjir telah menggenangi kota Lhoksukon Selasa Pagi, akibatnya segala
aktivitas perdagangan warga terhenti. Mengingat arus air yang cukup kuat membuat
para pedagang dan warga kota Lhoksukon memilih untuk mengungsi ketempat yang
aman.

Sampai saat ini belum ada bantuan dari pihak pemerintah
kabupaten setempat. Akan tetapi, dari beberapa bagian jalan terlihat posko
untuk dapur umum dari bantuan SAR dan TNI setempat. Namun, sebagian warga
bergotong royong untuk membangun posko bersama pun telah di siapkan.

Bupati Kabupaten Aceh Utara M.Thaib atau yang lebih di kenal
dengan panggilan Cek Mat ini ikut meninjau lokasi banjir selasa kemarin. Selain
itu, bupati  juga menjelaskan,”Banjir
tahun ini adalah bagian musibah, tetapi saya akan memperhatikan untuk bantuan
berupa makanan dan minuman bagi para pengungsi, dan untuk bagian infrastruktur
sendiri itu sangat banyak sekali yang harus pemerintah selesaikan seperti  jalan, sekolah dan tanggul irigasi. Bahkan,
saya juga meminta agar dari kepolisian dan TNI LANAL Khususnya untuk membantu
masyarakat korban banjir sekaligus melaksanakan pengamanan. Sedangkan untuk
pembangunan waduk sendiri juga dalam proses,”jelasnya.


Terlihat pengamanan ketat yang di gelar oleh anggota LANAL
di kawasan banjir guna untuk antisipasi dan pengevakuasian korban banjir. Bukan
hanya itu saja, tepat di kota Lhoksukon kantor Polsek dan puluhan sekolah,
perkantoran serta rumah ibadah ikut terendam banjir. Pensiagaan LANAL dan Tim
SAR sangat antusias agar tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini. (T2).
Baca Berita Lain :
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe for notification