15 Agustus 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Hebat Gadis India Ini Kuliah S2 di Usia 13 Tahun

2 min read
CitranewsIndonesia — Berita
soal India tidak melulu soal perkosaan dan kurangnya toilet. Di negara
ini, juga tinggal seorang gadis jenius yang akan memulai kuliah S2-nya.
Padahal, usianya tidak lebih dari 13 tahun.

Adalah Sushma Verma,
gadis cemerlang yang tumbuh di keluarga miskin di Lucknow, ibukota
negara bagian Uttar Pradesh. Diberitakan New York Times pekan ini, dia menyelesaikan pendidikan SMA-nya pada usia 7 tahun, dan tamat S1 pada usia 13 tahun.

Kini,
dia tengah mengejar gelar master ilmu mikrobiologi di BR Ambedkar
Central University. Untuk kuliah di tempat ini, ayahnya, Tej Bahadur
Verma, yang seorang kuli bangunan harus rela menjual tanah mereka.

Pria tua namun kekar ini
juga rajin membonceng putrinya ini dengan sepeda ke kampus, untuk
bertemu para dosen sebelum kelas dimulai.

Sushma mengatakan,
kecerdasannya adalah berkat pengorbanan orangtuanya, yang tidak pernah
mengenyam pendidikan tinggi, namun memberikan kebebasan baginya untuk
memilih pendidikan.

“Mereka membiarkan saya
melakukan apa yang saya mau. Saya berharap, semua orangtua tidak
memaksakan pilihan mereka pada anak-anaknya,” kata perempuan hitam manis
ini, berbicara dalam bahasa Hindi.

Sushma tinggal di sebuah
apartemen satu kamar yang sempit di tengah kota. Bersama orangtua dan
tiga adik-adiknya, mereka makan, tidur, dan belajar, berdesakan di satu
ruangan. Harta mereka yang paling berharga di apartemen itu adalah meja
belajar dan sebuah komputer bekas.

Kehidupan ini terpaksa ditempuhnya, karena penghasilan ayahnya hanya 200 rupee (Rp36.000) per hari.

Tidak
memiliki televisi dan hiburan lainnya di rumah menurut Sushma jadi
keuntungan tersendiri baginya. “Tidak ada yang bisa dilakukan selain
belajar,” kata gadis kurus ini.

Sebenarnya dara berambut sebahu
ini ingin kuliah kedokteran. Namun, tes masuk hanya bisa diikuti mereka
yang berusia di atas 18 tahun. “Jadi saya memilih gelar MSc, kemudian
saya akan mengambil doktor,” kata dia.

Demi menguliahkan anaknya,
ayahnya menjual tanah yang mereka miliki di desa Uttar Pradesh. Tanah
seluas 930 meter persegi itu dijual 25.000 rupee (Rp4,5 juta) untuk
menutupi ongkos pendaftaran.

Untungnya, Sushma mendapatkan bantuan hibah dari sebuah lembaga amal sebesar 800.000 rupee (Rp143 juta) untuk kuliahnya.

Sushma
bukan anak satu-satunya yang brilian dari keluarga itu. Kakak lelakinya
lulus SMA pada usia 9 tahun. Pada tahun 2007, dia menjadi ilmuwan
komputer termuda pertama yang lulus kuliah pada usia 14 tahun.

Sushma
adalah satu dari gadis yang beruntung di India. Banyak perempuan
seusianya yang tidak mampu menempuh pendidikan. Pemikiran konservatif di
negara itu membuat para orangtua di beberapa daerah lebih memilih
pendidikan untuk anak lelaki, sementara para gadis dikesampingkan.

Di
desa-desa, mereka banyak dinikahkan sebagai pembayaran utang oleh
orangtua mereka. Praktik ini ilegal di India, namun masih banyak terjadi
di beberapa daerah. (Vivanews.com)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI CITRANEWS    OK TERIMAKASIH