Dukung Ketahanan Pangan, DKP3 Tangsel Berikan Sosialisasi Pertanian Perkotaan

TANGSEL,Citranewsindonesia– Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Sosialisasi Pertanian Perkotaan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Kampung Rimbun, Serpong, Tangsel pada Selasa, 9 Oktober 2018.

Menurut Kepala Bidang Penganekaragaman Komsumsi dan Keamanan Pangan, M Faridzal Gumay, tujuan dari kegiatan tersebut untuk mensosialisasikan bertani di lahan sempit atau pemanfaatan pekarangan, dimana Kota Tangsel daerah perkotaan yang tidak mempunyai lahan yang cukup luas.

“Walaupun ada lahan luas, namun sudah milik orang atau perusahaan. Dari itu kita mengharapkan optimalisasi lahan sempit atau pekarangan agar dapat bermanfaat minimal untuk kebutuhan sendiri yang nanti kedepannya diharapkan masyarakat Tangsel dapat bercocoktanam dipekarangan atau lahan sempit,” bebernya.

BACA JUGA :  Pemkot Optimis Akan Menarik Warga Naik Transportasi Umum

Sebanyak 40 peserta ibu-ibu PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berasal dari Kecamatan Serpong, Serpong Utara, Setu dan Pamulang ini diberikan bekal bercocoktanam seperti perbenihan, penanaman, pencampuran tanah dan pupuk hewan, penyiraman sampai dengan panen

“Dengan diberikan sosialisasi tersebut masyarakat khususnya ibu-ibu PKK dan KWT dapat paham atau mengerti dan mau bertani walau dipekarangan,” jelasnya.

Output yang dihasilkan ibu-ibu PKK dan KWT dapat memberi contoh kepada ibu ibu yang lainnya sehingga ketahanan pangan dapat tercapai. Misalnya apabila cabe mahal pun ibu-ibu tidak panik karena jika ingin membuat sambal tinggal metik dipekarangannya. Begitu pula sayuran tinggal metik sehingga dapat mengurangi beban pengeluaran dapur.

BACA JUGA :  PT. TDM Mangkir Dari Panggilan Pengadilan Tanpa Alasan Yang Jelas, PN Cilacap Segera Kirim Surat Panggilan Ke-2

“Kita sengaja membuat kegiatan di Kampung Rimbun karena kita menginginkan ibu-ibu dapat melihat dan mempraktekkan langsung jadi tidak formal didalam kelas mudah-mudahan dengan terjun secara langsung ilmu yang diberikan dapat cepat diserap,” jelasnya.

Harapan kedepan, semoga semakin banyak kawasan rumah pangan lestari disetiap RT maupun RW. (Humas-Kominfo)

Facebook Comments

Redaksi

Media Online

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *