TEBING TINGGI || citranewsindonesia.com – Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap duka serta keluhan masyarakat, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, melakukan kunjungan layatan dan menjenguk warga di dua lokasi berbeda pada Sabtu (17/01/2026).
Kunjungan pertama dilakukan ke rumah duka almarhum Lindon Malau (61) di kawasan Simpang Pekong, Jalan Gatot Subroto. Almarhum diketahui merupakan pedagang Pasar Gambir yang meninggal dunia usai sempat pingsan saat mengikuti rapat antara pedagang Pasar Gambir dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi beberapa waktu lalu.
Di hadapan istri dan keluarga almarhum, Wali Kota menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi.
“Saya mewakili Pemerintah Kota Tebing Tinggi serta atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum dalam usia 61 tahun, meninggalkan istri dan tujuh orang anak,” ujar Wali Kota.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi saat rapat di Pasar Gambir.
“Kejadian ini tidak kita inginkan dan merupakan kehendak Tuhan. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum agar diampuni dosa-dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambahnya.
Istri almarhum, Ibu br. Simarmata, menyambut haru kedatangan rombongan Wali Kota. Ia mengenang kebersamaan dengan suaminya yang selalu setia mendampinginya dalam berbagai aktivitas, mulai dari berdagang hingga beribadah. Ia juga mengapresiasi kepedulian Wali Kota yang datang langsung ke rumah duka.
“Terima kasih atas kunjungan Bapak Wali Kota dan rombongan. Kami selalu bersama ke mana pun, ke pasar, ke pesta, hingga ke gereja. Kami mohon doa agar hati kami dikuatkan,” ungkapnya dengan suara lirih.
Usai melayat, Wali Kota melanjutkan kunjungan ke Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Berohol, untuk menjenguk Ibu Suliyem (64). Kunjungan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan Ibu Suliyem sekaligus menindaklanjuti insiden pelayanan kesehatan yang sempat terjadi di RSUD dr. H. Kumpulan Pane.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami keluarga pasien dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam menegakkan disiplin pelayanan kesehatan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, kami meminta maaf. Jika ada kelalaian prosedur akan diberikan sanksi disiplin, dan bila ada unsur kesengajaan akan diproses sesuai hukum. Semoga Ibu Suliyem lekas pulih dan tetap semangat,” tegasnya.
Sumiata, anak perempuan satu-satunya Ibu Suliyem, yang selama ini merawat sang ibu dengan keterbatasan ekonomi, mengaku terharu atas perhatian langsung dari Wali Kota. Ia berharap ibunya dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik ke depan.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota turut didampingi Sekdako Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, Kasatpol PP Benny Erickson, Kadis Perhubungan Yustin Bernard, Kadis Perdagangan Marimbun Marpaung, Direktur RSKP drg. Lili Marliana, Camat Bajenis Ary M., Plt. Kabid Komunikasi Diskominfo Nur Erdian, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, para lurah setempat, insan pers, serta tim peliputan Diskominfo. red

