Kapolsek Pamulang Resmi Melantik Da’i Kamtibmas

Kapolsek Pamulang Resmi Melantik Da’i Kamtibmas

PAMULANG | Citranewsindonesia.com – Program Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) secara masif berupaya menciptakan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pendekatan humanis, salah satunya melalui program “Dai Kamtibmas”.

Program ini merupakan bentuk tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang meminta adanya pendekatan yang lebih humanis terhadap masyarakat guna membangun pendekatan yang lebih humanis, membangun komunikasi dengan umat dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga Polda Metro Jaya menginisiasi melantik dai kamtibmas dalam rangka menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Kota Tangerang Selatan, pembentukan Da’i Kamtibmas pun diawali di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulang bekerjasama jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Pamulang dan Majelis Pimpinan Cabang – Forum Silaturahmi Ta’mir Masjid dan Musholla (MPC. Fahmi Tamami) Kota Tangsel berkolaborasi mewujudkan Kamtibmas hingga basis masyarakat.

Diketahui, program Da’i Kamtibmas yang diinisiasi Kepolisian Republik Indonesia tersebut sejalan dengan Visi organisasi sosial keagamaan Fahmi Tamami yang tertuang dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), yakni terwujudnya kehidupan umat Islam Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, damai dalam ikatan Ukhuwah Islamiah dengan tidak membedakan Mazhab dan kelompok Ormas Islam, mempererat silaturrahmi antar Ta’mir Masjid dan Musholla Indonesia untuk maju dan berkembang secara berkelanjutan menuju terciptanya Izzul Islam wal Muslimin, serta kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diridhoi Allah SWT.

BACA JUGA :   OPTIMALISASI FUNGSI DAN PERAN PEMDA DALAM PEMANTAUAN ORANG ASING

Hal itu juga dipertegas dengan Misi Fahmi Tamami, yang salah satunya menyatakan bahwa Fahmi Tamami berupaya mewujudkan kehidupan umat Islam Indonesia yang berakhlaqul karimah, cerdas, bermartabat dan berbudaya serta adaptif terhadap perubahan zaman yang sesuai dengan ajaran Islam. Tujuannya, terciptanya aspek kehidupan keagamaan masyarakat kearah kerukunan sosial dalam kehidupan intern dan antar umat beragama yang toleran dan saling menghormati dalam rangka menciptakan suasana yang harmonis, aman, dan damai.

BACA JUGA :   Disdukcapil Tangsel Kurang Sosialisasi Perda No 3 Tahun 2015

Tentunya, Da’i Kamtibmas yang digagas pihak Kepolisian juga sejalan apa yang menjadi tugas Fahmi Tamami, khususnya di MPC Fahmi Tamami Kota Tangsel dalam mengembangkan langkah-langkah rekonsiliasi pemikiran dan aktualisasi keislaman bagi ulama, tokoh cendekia muslim, pemimpin umat dari berbagai lintas organisasi, golongan, kelompok serta penganut aliran, faham, ideologi, dan mazhabul arba’ah untuk membangun platform bersama demi terciptanya persaudaraan sejati menuju terwujudnya. Ukhuwah islamiah (hubungan antara orang-orang Islam sebagai satu persaudaraan, di mana antara yang satu dengan yang lain seakan akan berada dalam satu ikatan), ukhuwah wathoniyah (persaudaraan sebangsa dan setanah air), dan ukhuwah basariyah (persaudaraan kemanusiaan).

Facebook Comments
46
NEWS PAMULANG TANGERANG SELATAN