9 Desember 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Bupati Nias Barat Pantau Progress Pembangunan Rumah Sakit Pratama Di Lologolu

2 min read

Nias Barat | Citranewsindonesia.com – Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu, bersama Kadis Kesehatan memantau progress pembangunan Rumah Sakit Pratama di Lologolu, Jum’at (16/9/2022) Lahomi (16/9/2022), Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Sabahati Gulo, S.Sos.,MM, Camat Mandrehe, Farianus Gulo dan Sekdis Kesehatan, Azwardin Laia, SKM.,M.Kes., memantau progres pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Lologolu, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat – Jumat, (16/9/2022).

Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu mengatakan tujuannya turun ke lokasi pembangunan Rumah Sakit untuk mengontrol dan memantau progres pekerjaan.

BACA JUGA :   Soekirman Terima Kunjungan Audensi MNSBDI

“Saya memantau, mengontrol dan melihat bagaimana perkembangan pengerjaan Rumah Sakit Pratama ini untuk memastikan pelaksanaannya sesuai yang direncanakan”, ujar Khenoki Waruwu usai keliling lokasi pembangunan.

Kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pengawas pekerjaan Bupati Khenoki Waruwu memberi petunjuk agar membuatkan shift kerja sehingga pengerjaan pembangunan Rumah Sakit dimaksud selesai tepat waktu sesuai rencana.

“Saya sarankan tingkatkan frekuensi pekerjaan, buat shift kerja sampai malam secara bergantian”, sarannya kepada PPK dan pengawas pekerjaan.

Di tempat yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen, Eva Triman Gea menginformasikan bahwa per tanggal 16 September 2022, progress pembangunan telah mencapai 19.6 %. Menurutnya, progress pembangunan tersebut telah sesuai rencana dan tahapan pekerjaan yang telah ditetapkan sebelumnya.

BACA JUGA :   Sekitar 547 Orang Datang Melamar Kerja Ke Kantor BPN Sergai

Sementara itu, Team Leader Konsultan Pengawas, M. Harris Zalukhu, ST.,MT menginformasikan bahwa sebanyak 204 orang pekerja yang dibagi 6 kelompok sesuai jumlah bangunan diturunkan untuk mempercepat proses pembangunan. Dari 204 orang pekerja dimaksud, 40 persen berasal dari masyarakat setempat.

(Alexander Zai)

Facebook Comments
Subscribe for notification