2 Desember 2022

Citranews Indonesia

Berani , Kritis Dan Membangun

Gagal Masuk SMAN 3 Pamulang, Siswa Bernama K Z Terancam Putus Sekolah

2 min read

TANGSEL | Citranewsindonesia.com– Pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 di propinsi Banten, salah satunya di SMAN 3 pamulang , bagi yang tidak lolos menjadi kesedihan mendalam seperti yang dialami  KZ  ( 16 Tahun) mendaftar lewat zonasi dan prestasi semua gagal sia-sia, tak ada peluang padahal nilain KZ  akademinya cukup bagus.

Hal ini disampaikan ibunda KZ bernama Aji Riska  kepada wartawan (21/7) anaknya KZ sedikit tertekan dan hanya menangis dikarenakan tak bisa melanjutkan studi di SMAN,  dikarenakan faktor ekonomi dimana orang tua KZ , ibunya  hanya sebagai IRT (Ibu Rumah Tangga ) sedangkan bapaknya  sejak pandemi di PHK di tempat bekerja.

Aji Riska orang tua KZ menjelaskan alasan utama saya mau anak saya masuk sekolah negeri karena faktor ekonomi saat ini , karena biaya tak terlalu mahal bila masuk sekolah negeri  dan saya juga alumni SMAN 3 dulu namanya SMAN 1 Pamulang.

“Besar harapan saya KZ bisa sekolah dan melanjutkan studi disana ternyata kenyataan berbeda, tak ada peluang padahal anak kami punya kemampuan belajar dan nilai juga lumayan bagus , Jelas Riska

BACA JUGA :   Taryono : Dindikbud Tangsel, Gelar Simulasi UTBK Tingkat SMA

Dengan sedih orang tua KZ menjelaskan kalau KZ tak masuk negeri ada kemungkinan putus sekolah , kami pasrah saja tak berdaya sebagai orang tua pasti sangat sedih apalagi anak saya KZ menangis terus karena teman-temannya lanjut sekolah.

Mendengar informasi hal ini, sejak hari senin yang lalu (19/7) mendatangi sekolah SMAN 3 Pamulang untuk konfirmasi terkait hal yang dialami KZ ,  ternyata hanya security yang ada, menurut security tak ada guru atau kepala sekolah yang masuk , karena sejak pandemi guru-guru dan kepala sekolah WFH (work From Home ) disarankan konfirmasi Hal ini langsung ke kepala sekolah Hj. AAN, jelas security bernama joko.

Sempat ketemu wakil kepala sekolah Bidang kesiswaan bernama Liman menyampaikan keluhan siswa KZ mengatakan , saya ini akan saya sampaikan kepada kepala sekolah semoga ada tanggapan dari pimpinan kami  .

Karena (20/7) Idul Adha maka kegiatan sekolah libur baru (21/7 ) wartawan kembali datang konfirmasi terkait keluhan masyarakat termasuk siswa bernama KZ yang terancam putus sekolah karena faktor ekonomi, tidak mendapatkan respon apapun dengan alasan belum ada arahan dari kepala sekolah , jelas Liman

BACA JUGA :   Dindikbud Tangsel Sukses Gelar Tangsel Student Carnival 2019

Dikonfirmasi  soal susah untuk ketemu kepala sekolah SMAN 3 Dra,Hj.AAN Sri Analiah untuk konfirmasi dan transparan terkait PPDB, dengan nada keras mengatakan  ” Silakan bongkar saja semua biar ketahuan siapa yang curang dan siapa yang punya kepentingan di saat PPDB begini. Kemarin ada yang ngancam mau bongkar katanya sekolah nggak transparan sampai sekarang orangnya nggak balik. Silakan bongkar saja…., jelas Liman wakasek Bidang Kesiswaan.

Ditanya soal data penerimaan siswa baru SMAN 3 Pamulang belum dipublis wakasek Liman mengatakan Proses PPDB sudah selesai. Semua siswa telah diumumkan sudah dipublish mereka yang diterima melalui 4 jalur sudah daftar ulang.

“Mulai hari Senin 20 Juli sampai Kamis melaksanakan MPLS ( Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) , padahal (20/7) adalah Idul Adha mana mungkin ada kegiatan sekolah ? sampai berita ini tayang pengumuman daftar siswa baru SMAN 3 Pamulang di web  https://www.sman3tangsel.sch.id/html/index.php  masih  kosong.

#Yusman

Facebook Comments
Subscribe for notification